Sholawat dan Khotmil Qur an Akhiri MANNZAFEST 2025
Oleh MAN 1 Banyumas
Humas MAN 1 Banyumas — Puncak acara MANNZAFEST 2025 yang digelar oleh MAN 1 Banyumas berlangsung khidmat dan penuh makna melalui kegiatan "MAN 1 Banyumas Bersholawat" di Lapangan Upacara pada Sabtu (4/10/25). Acara sholawatan dipimpin oleh dua tokoh religius karismatik, Gus Faizun dan Gus Kiki, yang berhasil membangkitkan semangat cinta kepada Nabi Muhammad SAW di kalangan peserta didik, guru, dan masyarakat yang hadir.
Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh sejumlah tamu undangan dari berbagai lembaga, antara lain Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Banyumas, Kasubag TU, Kasi Pendidikan Madrasah (Penma), serta para kepala madrasah di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, yaitu Kepala MAN 2 Banyumas, Kepala MTsN 1, MTsN 3, MIN 1, dan MIN 3 Banyumas. Hadir pula Pengawas Pendidikan Madrasah Aliyah serta pengurus Komite MAN 1 Banyumas sebagai bentuk dukungan dan apresiasi terhadap kegiatan keagamaan ini.
Sebelum acara sholawat dimulai, terlebih dahulu dilakukan Khotmil Qur’an oleh seluruh GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan) serta peserta didik MAN 1 Banyumas. Masing-masing peserta mendapat bagian untuk membaca satu juz Al-Qur’an sesuai pembagian yang telah ditentukan. Kegiatan Khotmil Qur’an ini dilaksanakan dari rumah masing-masing dan diselesaikan paling lambat pukul 05.00 WIB hari Sabtu (4/10/25), sebagai bentuk ibadah kolektif yang menyatu dalam semangat kebersamaan meski secara fisik berjauhan.
Menambah nuansa historis dan nilai edukatif dalam kegiatan ini, sebelum pelaksanaan sholawat dimulai, hadirin disuguhkan dengan pembacaan sejarah MAN 1 Banyumas oleh Catur Agus Purwanto, yang menggugah kesadaran akan perjalanan panjang dan kontribusi madrasah dalam dunia pendidikan dan keagamaan di Banyumas.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Banyumas, Ibnu Asaddudin, menyampaikan harapan besarnya agar kegiatan seperti ini dapat terus menjadi tradisi positif di lingkungan madrasah.
“Saya berharap kegiatan MAN 1 Banyumas Bersholawat ini tidak hanya menjadi seremoni akhir dari rangkaian MANNZAFEST, tetapi juga mampu menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap Rasulullah SAW, membentuk karakter religius, serta memperkuat tali silaturahmi antar warga madrasah,” ungkap beliau di hadapan ratusan peserta yang memadati lapangan.
Dengan kegiatan ini, MAN 1 Banyumas tidak hanya menguatkan nilai-nilai spiritual dalam diri para peserta didik, tetapi juga menegaskan peran madrasah sebagai pusat pendidikan yang menjunjung tinggi nilai keislaman, kebudayaan, dan kebersamaan. Semangat kebersamaan dalam membaca Al-Qur’an dan bersholawat menjadi refleksi nyata dari visi madrasah dalam mencetak generasi berakhlak mulia, cerdas, dan religius.
Acara berlangsung dengan lancar, penuh kekhidmatan, dan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan serta keberkahan seluruh keluarga besar MAN 1 Banyumas. (eko)
