70 Guru MI Dan RA Ikuti PDWK

Oleh HUMAS
SHARE

Purwokerto : Kepala Kantor Kemenag Banyumas Drs. Akhsin Aedi, M.Ag didampingi Plt. Kasubag TU Drs. Purwanto Hendro Puspito, dan  Lily Nurulia, S. S., M. Pd.  Selaku Widyaiswara Ahli Madya dari Balai Diklat Keagamaan Semarang membuka acara Pelatihan Di WIlayah Kerja (PDWK) Pelatihan Pembelajaran Tematik Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Raudhotul Athfal (RA) yang diikuti oleh 70 guru MI dan RA se Kabupaten Banyumas, Pelatihan ini diadakan dari tanggal 7 s.d 12 Maret 2022 bertempat di D Garden Resto Purwokerto, Senin (07/03)

Pelaksanaan pelatihan periode ketiga yang diselenggarakan oleh Balai Diklat Keagamaan (BDK) Semarang ini terbagi menjadi dua kelas, dimana masing – masing kelas berisi 35 peserta. Hal ini dengan pertimbangan di tengah kekhawatiran merebaknya kembali virus covid-19 dan pelaksanaan pelatihan tetap dengan menjaga protokol kesehatan .

Dalam sambutan tertulis kepala BDK Semarang Drs. Anshori yang dibacakan oleh Lily Nurulia menyampaikan  ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Kankemenag atas kerjasama baik dalam pengembangan kompetensi SDM melalui pelatihan bersama BDK Semarang khususnya pada penyelenggaraan PDWK periode ini.

 “ Pada tahun anggaran 2022 ini, target total alumni pada semua jenis pelatihan yang diselenggarakan oleh Balai Diklat Keagamaan Semarang sejumlah 6.030 alumni yang diselenggarakan dalam 186 angkatan. Pelatihan tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan, target alumni 4.520 , PDWK/PDTK: 70 angkatan, Reguler: 30 Angkatan dan PJJ: 39 Angkatan .” tuturnya

“ Pelatihan tenaga  administrasi target alumni 1.510 yang terdiri dari PDWK: 20 angkatan, Reguler: 15 Angkatan dan PJJ: 12 Angkatan.”  Tuturnya lebih lanjut.

BDK Semarang KITA berupaya meneguhkan komitmen untuk pembangunan zona integritas dalam berbagai aspek. Antara lain dalam hal inovasi pelayanan, inovasi budaya, inovasi IT. Pengembangan BDKSEMARANG Learning Center, e-office, e-short course, Festival PTK, ISO 9001: 2015 tentang Manajemen Mutu dan ISO 37001:2016 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan, akreditasi dan penjaminan mutu Pelatihan dan banyak kegiatan lainnya, di luar kegiatan-kegiatan pelatihan.

“ Kami berharap kepada semua peserta diklat disini untuk tetap semangat mengikuti pelatihan sampai hari terakhir, sebagai tindak lanjut hasilnya nanti agar peserta dapat mendiseminasikan/sosialisasi hasil pelatihan kepada lingkungan mereka bertugas.” Ujar Akhsin Aedi dalam sambutannya.

“ Hal ini sesuai dengan TUSI dari Kementerian Agama yaitu Pelaksanaan pendidikan, pelatihan, penelitian, dan pengembangan di bidang agama dan keagamaan. “ lebih lanjut.

Ditempat yang sama Akhsin juga menyampaikan 7 program prioritas Menteri Agama RI yaitu Penguatan moderasi beragama, Transformasi digital, Revitalisasi KUA , Cyber Islamic University (CIU) , Kemandirian Pesantren, Tahun Toleransi 2022, Religiosity Index (RI).

“ Alhamdulillah saya bisa mengikuti pelatihan bagi guru MI yang diadakan oleh Balai Diklat Keagamaan Semarang, harapannya selama mengikuti pelatihan seminggu kedepan ini dapat menambah ilmu serta teknik teknik dalam pembelajaran yang efektif untuk bisa diterapkan di MI kami.” Jelas salah satu peserta pelatihan Zuhrotul Latifah guru MI Ma'arif NU Kalisari Cilongok .(Tum)

Purwokerto : Kepala Kantor Kemenag Banyumas Drs.H.Akhsin Aedi,M.Ag didampingi Plt. Kasubag TU Drs. Purwanto Hendro Puspito, dan  Lily Nurulia, S. S., M. Pd.  Selaku Widyaiswara Ahli Madya dari Balai Diklat Keagamaan Semarang membuka acara Pelatihan Pembelajaran Tematik Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Raudhotul Athfal (RA) yang diikuti oleh 70 guru MI dan RA se Kabupaten Banyumas, Pelatihan ini diadakan dari tanggal 7 s.d 12 Maret 2022 bertempat di D Garden Resto Purwokerto, Senin (07/03)

Pelaksanaan pelatihan periode ketiga yang diselenggarakan oleh Balai Diklat Keagamaan (BDK) Semarang ini terbagi menjadi dua kelas, dimana masing – masing kelas berisi 35 peserta. Hal ini dengan pertimbangan di tengah kekhawatiran merebaknya kembali virus covid-19 dan pelaksanaan pelatihan tetap dengan menjaga protokol kesehatan .

Dalam sambutan tertulis kepala BDK Semarang Drs. H. Anshori yang dibacakan oleh Lily Nurulia menyampaikan  ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Kankemenag atas kerjasama baik dalam pengembangan kompetensi SDM melalui pelatihan bersama BDK Semarang khususnya pada penyelenggaraan PDWK periode ini.

 “ Pada tahun anggaran 2022 ini, target total alumni pada semua jenis pelatihan yang diselenggarakan oleh Balai Diklat Keagamaan Semarang sejumlah 6.030 alumni yang diselenggarakan dalam 186 angkatan. Pelatihan tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan, target alumni 4.520 , PDWK/PDTK: 70 angkatan, Reguler: 30 Angkatan dan PJJ: 39 Angkatan .” tuturnya

“ Pelatihan tenaga  administrasi target alumni 1.510 yang terdiri dari PDWK: 20 angkatan, Reguler: 15 Angkatan dan PJJ: 12 Angkatan.”  Tuturnya lebih lanjut.

BDK Semarang KITA berupaya meneguhkan komitmen untuk pembangunan zona integritas dalam berbagai aspek. Antara lain dalam hal inovasi pelayanan, inovasi budaya, inovasi IT. Pengembangan BDKSEMARANG Learning Center, e-office, e-short course, Festival PTK, ISO 9001: 2015 tentang Manajemen Mutu dan ISO 37001:2016 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan, akreditasi dan penjaminan mutu Pelatihan dan banyak kegiatan lainnya, di luar kegiatan-kegiatan pelatihan.

“ Kami berharap kepada semua peserta diklat disini untuk tetap semangat mengikuti pelatihan sampai hari terakhir, sebagai tindak lanjut hasilnya nanti agar peserta dapat mendiseminasikan/sosialisasi hasil pelatihan kepada lingkungan mereka bertugas.” Ujar Akhsin Aedi dalam sambutannya.

“ Hal ini sesuai dengan TUSI dari Kementerian Agama yaitu Pelaksanaan pendidikan, pelatihan, penelitian, dan pengembangan di bidang agama dan keagamaan. “ lebih lanjut.

Ditempat yang sama Akhsin juga menyampaikan 7 program prioritas Menteri Agama RI yaitu Penguatan moderasi beragama, Transformasi digital, Revitalisasi KUA , Cyber Islamic University (CIU) , Kemandirian Pesantren, Tahun Toleransi 2022, Religiosity Index (RI).

“ Alhamdulillah saya bisa mengikuti pelatihan bagi guru MI yang diadakan oleh Balai Diklat Keagamaan Semarang, harapannya selama mengikuti pelatihan seminggu kedepan ini dapat menambah ilmu serta teknik teknik dalam pembelajaran yang efektif untuk bisa diterapkan di MI kami.” Jelas salah satu peserta pelatihan Zuhrotul Latifah guru MI Ma'arif NU Kalisari Cilongok .(Tum)