Apel Pagi MTs Negeri 3 Banyumas: Disiplin, Adab, dan Budaya 7S Menguatkan Karakter Generasi Madrasah
Oleh MTSN3 Banyumas
Banyumas – Mengawali aktivitas pekan ini, seluruh siswa dan Guru Tenaga Kependidikan (GTK) MTs Negeri 3 Banyumas mengikuti apel pagi yang dilaksanakan di halaman madrasah. Kegiatan tersebut menjadi sarana pembinaan karakter sekaligus penguatan budaya positif yang terus dikembangkan di lingkungan madrasah. Dengan suasana yang tertib dan penuh semangat, apel pagi menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen seluruh warga madrasah dalam membangun budaya disiplin, bersih, santun, dan bertanggung jawab. Senin (15/06)
Apel pagi dipimpin oleh Rayesha, Ketua OSIM Tahun Pelajaran 2025/2026, yang menjalankan tugasnya dengan penuh percaya diri dan tanggung jawab. Sementara itu, Kepala MTs Negeri 3 Banyumas, H. Sudir, bertindak sebagai pembina apel. Dalam amanatnya, beliau mengingatkan pentingnya kedisiplinan sebagai modal utama dalam meraih prestasi. Kedisiplinan tidak hanya diwujudkan melalui ketepatan waktu hadir di madrasah, tetapi juga melalui kerapian berpakaian, kepatuhan terhadap tata tertib, serta kesungguhan dalam mengikuti setiap kegiatan pembelajaran dan pembinaan.
Selain disiplin, H. Sudir juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan madrasah. Menurut beliau, lingkungan yang bersih akan menciptakan suasana belajar yang nyaman, sehat, dan menyenangkan. Oleh karena itu, seluruh siswa diajak untuk membiasakan hidup bersih, menjaga kerapian kelas, membuang sampah pada tempatnya, serta memiliki rasa memiliki terhadap seluruh fasilitas madrasah. Kebiasaan kecil tersebut akan membentuk karakter peduli lingkungan yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Dalam amanatnya, Kepala Madrasah juga menguatkan kembali penerapan budaya 7S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun, Semangat, dan Syukur) yang menjadi salah satu karakter khas warga MTs Negeri 3 Banyumas. Beliau mengajak seluruh siswa untuk membiasakan senyum yang tulus, mengucapkan salam ketika bertemu, menyapa dengan ramah, serta menunjukkan sikap sopan dan santun kepada guru, orang tua, maupun sesama teman. Budaya 7S diharapkan tidak hanya diterapkan di lingkungan madrasah, tetapi juga menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu membentuk pribadi yang berakhlakul karimah dan berkepribadian luhur.
Pesan penting lainnya yang disampaikan adalah tentang adab makan bagi para siswa penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kepala madrasah mengingatkan bahwa makanan yang diterima merupakan bentuk nikmat dan amanah yang harus disyukuri. Siswa diharapkan membiasakan diri membaca doa sebelum dan sesudah makan, menjaga kebersihan selama makan, menghabiskan makanan yang telah diterima, serta menghargai setiap proses yang dilakukan oleh pihak-pihak yang telah menyiapkan makanan tersebut. Penanaman adab makan menjadi bagian penting dari pendidikan karakter yang terus dikembangkan di madrasah.
Melalui apel pagi yang sarat dengan pesan moral dan pendidikan karakter ini, MTs Negeri 3 Banyumas kembali menegaskan komitmennya dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga kuat dalam akhlak dan kepribadian. Dengan menguatkan budaya disiplin, kebersihan, adab, serta penerapan 7S, madrasah berharap seluruh siswa mampu tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, berbudaya, dan siap menjadi teladan di tengah masyarakat. Apel pagi pun menjadi langkah sederhana namun bermakna dalam mewujudkan visi madrasah yang unggul, religius, dan berprestasi.(HumasMTsN3).
