Cetak Guru Melek AI Melalui Workshop

Oleh MTSN3 Banyumas
SHARE

Banyumas (Humas) – MTs Negeri 3 Banyumas berhasil menyelenggarakan workshop bertema "Media Pembelajaran Berbasis Artificial Intelligence (AI)" yang diikuti oleh 43 guru di lingkungan sekolah tersebut. Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan serta mengembangkan pemahaman para pendidik tentang penerapan teknologi AI dalam dunia pendidikan, khususnya dalam menciptakan media pembelajaran yang lebih efektif dan interaktif. Workshop ini menghadirkan Agus Suparno, seorang Microsoft MVP in Artificial Intelligence, sebagai pembicara utama. Sabtu (30/11)

Dalam kesempatan tersebut, Agus Suparno menyampaikan materi tentang potensi dan perkembangan teknologi AI yang dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran. Beliau juga memberikan wawasan mengenai berbagai alat dan platform berbasis AI yang dapat digunakan untuk menciptakan media pembelajaran yang tidak hanya menarik, tetapi juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing siswa. Agus menekankan bahwa penggunaan teknologi AI dalam pembelajaran dapat mempercepat proses belajar, meningkatkan interaktivitas dalam kelas, dan mendukung efektivitas pengajaran.

Para peserta workshop diberikan kesempatan untuk langsung mencoba berbagai alat berbasis AI yang dapat membantu mereka dalam merancang media pembelajaran yang lebih dinamis dan responsif terhadap perkembangan kebutuhan siswa.

“Pemanfaatan AI dalam pendidikan membuka peluang besar untuk menciptakan pembelajaran yang lebih personal dan adaptif. Dengan teknologi ini, kita bisa merancang materi yang lebih menarik, serta meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa,” ujar Agus dalam materi yang disampaikannya.

Sementara itu Syarif, selaku kepala madrasah mengungkapkan bahwa workshop ini merupakan bagian dari upaya madrasah untuk terus mengembangkan kualitas pembelajaran dan meningkatkan kompetensi para guru dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan yang semakin digital.

“Semoga melalui workshop ini, Bapak Ibu Guru bisa lebih siap dan termotivasi untuk mengintegrasikan teknologi, khususnya AI, dalam proses pembelajaran sehari-hari. Teknologi ini dapat menjadi kunci dalam menciptakan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan dan efektif, serta jangan merasa puas dengan apa yang diterima hari ini agar dapat terus mengembangkan diri lebih baik” ungkap Syarif.

Dalam workshop tersebut, para peserta diajak untuk lebih mengenal berbagai tools berbasis AI yang dapat digunakan untuk mendesain dan mengembangkan media pembelajaran, seperti pembuatan soal, konten video edukatif, kuis interaktif, hingga platform pembelajaran yang disesuaikan dengan kemampuan individu siswa.

Agus juga mengajak para guru untuk tidak hanya mengadopsi teknologi, tetapi juga untuk terus berinovasi dalam menciptakan metode pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan zaman. Serta dapat terus memberikan kontribusi positif bagi kemajuan dunia pendidikan, terutama dalam mengintegrasikan teknologi terkini untuk menciptakan pembelajaran yang lebih dinamis dan berkualitas.(ifh/yud)