Dai Muda Dari Kec Banyumas Raih Juara Satu

Oleh HUMAS
SHARE

Purwokerto (Humas)  – Peserta atas nama Mutia Zahrra Salsabila dari Kecamatan Kec. Banyumas berhasil meraih juara satu , juara 2 Keyis Al Amami dari Rawalo , juara 3 Yuma Kholda Patikraja dalam Lomba Dai Daiyah Kemenag Banyumas Cup, tingkat Kabupaten Banyumas. Kompetisi yang digelar oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Banyumas  ini berlangsung di Aula Al Ikhlas  dan diikuti oleh  30 peserta dengan rentang usia 13 hingga 19 tahun. Rabu (04/06)

Sebanyak 30 peserta turut ambil bagian dalam kompetisi ini, dengan komposisi 6 peserta putra dan 24 peserta putri. Lomba ini bertujuan untuk mencari bakat-bakat muda dalam berdakwah serta memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyampaikan pesan-pesan keagamaan secara kreatif dan inspiratif.

Lomba ini menjadi bagian dari upaya Kemenag Banyumas untuk mendorong lahirnya dai-daiyah muda yang mampu menyampaikan dakwah dengan baik dan sesuai dengan tuntunan agama, serta ikut serta andil mensosialisasikan Mas Ekodaya di Kabupaten Banyumas.

Dalam sambutan pembukaanya Ibnu Asaddudin selaku Kepala Kantor Kemenag menyampaikan bahwa masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pemberdayaan umat dalam berbagai aspek, termasuk ekonomi , Sosial, Pendidikan Budaya. Konsep Mas Ekodaya menekankan pada efisiensi dan kemandirian sehingga masjid dapat lebih berdaya dalam melayani jamaahnya. 

“ Para dai dan daiyah muda yang hadir di sini memiliki peran besar dalam menyebarluaskan konsep ini kepada masyarakat. Dengan kemampuan berdakwah yang kalian miliki, kalian bisa mengajak jamaah untuk lebih peduli terhadap lingkungan, mengembangkan kemandirian ekonomi berbasis masjid, dan mendorong inovasi yang membawa manfaat bagi umat. “ terangnya.

“ Saya berharap, melalui lomba ini, lahir dai dan daiyah muda yang tidak hanya cakap dalam menyampaikan pesan agama, tetapi juga mampu memberikan solusi bagi permasalahan sosial di sekitar kita. Dakwah bukan hanya tentang menyampaikan ilmu, tetapi juga tentang bagaimana kita bisa memberikan manfaat bagi sesama. Disini nanti kita akan mencari yang terbaik, bukan juara, karena semua peserta disini sudah menjadi juara dan juri jurinya juga sangat kompeten.” Terangnya lebih lanjut. (yud)