Haflah Akhirus Sanah Ma'had Insan Cendekia Sukses Memukau Wali Santri

Oleh MTSN 1 Banyumas
SHARE

Purwokerto- Ma'had Insan Cendekia MTs N 1 Banyumas melaksanakan kegiatan Haflah Akhirus Sanah pada Sabtu, 24 Mei 2025 bertempat di Aula Sudirman MTs N 1 Banyumas dan dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas Dr. H. Ibnu Adaddudin, M.Pd., Kasubag Tata Usaha Dr. H. Edi Sungkowo M.Pd., Pendamping Madrasah, Komite Madrasah, Bapak-Ibu Guru dan Karyawan serta Wali Santri kelas 7, 8, dan 9.

Program Haflah Akhirus Sanah digelar di akhir tahun pembelajaran sebagai ajang apresiasi sekaligus penyerahan kembali Santri Kelas 9 yang telah selesai melaksanakan program kegiatan selama 3 tahun. 

Ari Kuswanto selaku ketua panitia penyelenggara menyampaikan harapanya agar kegiatan Haflah Akhirus Sanah bisa memberikan kesan yang baik sebagai langkah awal untuk menapaki kehidupan yang akan datang dalam meraih kesuksesan, "Semoga para santri Ma'had Insan Cendekia MTs N 1 Banyumas bisa terus melanjutkan menghafalkan Al Qur'an dan melangkah menuju jenjang pendidikan yang lebih serta selalu diberikan kemudahan dn kesuksesan" ungkap Ari.

Prosesi Haflah Akhirus Sanah dimulai dengan Khotmil Qur'an kelas 7, dilanjut kelas 8, dan terakhir kelas 9, mereka mendapatkan syahadah sesuai dengan perolehan juz yang mereka hafalkan setelah sebelumnya melaksanakan Munaqosah Tahfidzul Qur'an.

Sudir dalam sambutanya mengaku bangga dan bersyukur atas perolehan prestasi santri kelas tahfidz, dalam kesempatan itu pula Sudir selaku Mudzirul Ma'had menyerahkan kembali para santri pada wali santri, "Kami serahkan kembali putra- putri panjenengan, monggo kami beserta para musyrif, musyrifah, dan dewan mualim hanya bisa memberikan ini kepada para santri, semoga mereka bisa menjadi Hafidzul Qur'an dan Hamilul Qur'an" ungkapnya.

Acara Haflah Akhirus Sanah semakin mengharu biru saat santri kelas IX menampikan lagu tentang orang tua dilanjutkan prosesi penyematan mahkota dan sungkeman seluruh santri kelas 7,8, dan 9. Air matapun pecah tak tertahankan serta menciptakan suasana kedekatan antara orang tua dan anak yang mengharukan.

Pada akhir acara, Kakan Kemenag Kabupaten Banyumas menyampaikan pesan kepada para guru dan orang tua serta para santri "MTs N 1 Banyumas sekarang sudah berubah, sudah mempunyai ma'had wadah bagi para santri belajar, peran guru, orang tua serta semuanya sangat penting, maka jadilah guru yang agung, yaitu guru yang mampu menginspirasi" ungkap Ibnu Asaddudin.

Edi Sungkowo selaku Kasubag TU juga menyampaikan, "MTs N 1 Banyumas sekarang terasa seperti pesantren pencetak generasi penghafal Al Qur'an" ungkapnya. (Ari/trm).