Halal bihalal dan Kajian Rutin Ma
Oleh MTSN 1 Banyumas
Purwokerto - Ma'had Insan Cendekia dan Kelas FDS MTs Negeri 1 Banyumas menyelenggarakan kajian rutin bulanan dan halal bihalal yang digelar di Masjid Mambaul Ulum dan dihadiri oleh seluruh Wali Santri kelas Tahfidz dan kelas FDS sejumlah kurang lebih 150 orang pada hari Sabtu, 19 April 2025 pukul 09.00 WIB.
Acara ini digelar dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT sekaligus sebagai upaya untuk memupuk tali silaturrahim. Ari Kuswanto selaku Korbid Kesantrian dan wali kelas 8A menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran wali murid, "Kami selaku wali kelas 8A yang kebetulan piket kajian rutin bulan ini menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran Bapak/Ibu wali murid dan wali santri semuanya, mohon kerjasamanya dan dorongan doa semoga para santri bisa melaksanakan kegiatan belajar dengan lancar dan memperoleh ilmu yang bermanfaat dunia dan akhirat," ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama disampaikan Iqror halal bihalal oleh perwakilan wali santri yang disampaikan oleh Sohibul Ikhsan, "Kami atas nama perwakilan wali santri Ma'had Insan Cendekia dan program FDS mohon maaf kepada Bapak Kepala MTsN 1 Banyumas beserta dewan asatidz atas kesalahan kami selaku orang tua baik yang di sengaja atau yang tidak disengaja. Kami juga mengucapkan terimakasih atas bimbingan yang telah diberikan kepada putra putri kami, semoga mereka bisa menjadi anak yang sholeh dan sholekhah, " ungkapnya.
Sudir selaku Kepala MTsN 1 Banyumas menerima Iqror halal bihalal dari wali murid, beliau juga menerima iqror dari wali murid sekaligus memberi nasihat agar seluruh peserta didik agar selalu didoakan, "Kami terima iqor panjenengan semua kami juga minta maaf atas segala kekgilafan dan kesalahan kami selama ini, monggo putra putri panjenengan terus didoakan agar diberi kemudahan dalam menuntut ilmu dan agar mereka bisa sukses kedepanya," ungkap Sudir.
Puncak acara halal bihalal berupa tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Jihadul Mustafidz dengan mengangkat tema "Menjadi pribadi yang lapang dada". "Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar seseorang bisa menjadi lapang dada dan benar-benar bisa maaf memaafkan lahir dan bhatin, yaitu taqwa, taubat, tawakal, ta'lim, dan ta'awun," ungkapnya.
Setelah acara ditutup dilanjutkan dengan pembagian progres report kelas FDS dan kema'hadan berupa musyawarah pembahasan seputar kegiatan santri dan sarana prasarana Ma'had Insan Cendekia. (Ari/trm).
