IPARI Banyumas Matangkan Raker 2026-2027, Siap Tingkatkan Peran Penyuluh Agama untuk Umat
Oleh HUMAS
Purwokerto – Pengurus Daerah Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (PD IPARI) Kabupaten Banyumas melaksanakan Rapat Kerja (Raker) membahas program kegiatan strategis tahun 2026-2027. Raker ini berlangsung di Aula Al-Ikhlas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, mulai pukul 08.00 hingga 11.30 WIB. Rapat penting ini dihadiri oleh seluruh pengurus PD IPARI Banyumas periode tahun 2023-2027 yang berjumlah 45 orang, dipimpin langsung oleh Ketua, Lubab Habiburrohman. Selasa (14/10)
Pertemuan diawali dengan pembahasan evaluasi program kerja yang telah dilaksanakan. Hasil evaluasi ini kemudian dijadikan pedoman dalam pembahasan di tiap seksi. Rapat seksi berlangsung singkat dan intensif, menghasilkan usulan program kerja tahun 2026 yang kemudian disepakati dalam rapat pleno.
Hasil pleno menetapkan program unggulan PD IPARI Banyumas tahun 2026-2027 yang diberi nama unik yaitu Rajut Topimas, singkatan dari Merajut Toleransi Penyuluh Agama Kabupaten Banyumas. Program ini akan menjadi fokus utama IPARI dalam upaya penguatan kerukunan dan moderasi beragama di wilayah Banyumas.
Lubab Habiburrohman, Ketua PD IPARI Banyumas, menyampaikan bahwa Raker ini bertujuan ganda. "Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan peran Penyuluh Agama baik secara internal organisasi maupun eksternal di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, terutama dalam mendukung agenda besar Kemenag, yaitu Moderasi Beragama melalui program Rajut Topimas," ungkap Lubab.
Sementara itu, Irawan, Sekretaris PD IPARI Banyumas, mengapresiasi tingginya antusiasme peserta. "Peserta rapat sangat antusias mengikuti kegiatan ini, sehingga dapat menghasilkan program yang berkualitas dan terarah. Kami berharap, dengan program unggulan Rajut Topimas, IPARI Banyumas semakin bermanfaat buat umat dalam menjaga keharmonisan sosial," kata Irawan.
Melalui Raker ini, PD IPARI Banyumas menunjukkan komitmennya untuk menjadi garda terdepan Kemenag dalam pembinaan umat dengan program-program yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. (amn/del)
