Jemput Takdir, Bangun Surga: KUA Gumelar Bekali 4 Pasang Catin dengan Ilmu Sakinah
Oleh HUMAS
Banyumas – Suasana khidmat dan penuh harapan menyelimuti KUA Gumelar hari ini. Bukan sekadar urusan administrasi, empat pasangan calon pengantin (catin) berkumpul untuk mengikuti Bimbingan Mandiri—sebuah langkah krusial sebelum mereka resmi mengikrarkan janji suci di pelaminan. Rabu (25/03)
Dibimbing langsung oleh Penyuluh Agama senior, Warto Amirudin,kegiatan ini menjadi oase ilmu bagi para calon nakhoda rumah tangga agar mampu mengarungi samudera kehidupan dengan selamat dan berkah.
Keempat pasangan yang hadir berasal dari berbagai penjuru wilayah Gumelar, membawa cerita dan harapan masing-masing:
- Wawan & Waisah (Samudra Renggong)
- Didik & Satriani (Peningkatan)
- Ridho & Irma (Samudra Kulon)
- Hendrik & Desi (Kedungurang)
Dalam materinya, Warto Amirudin menekankan bahwa fondasi rumah tangga bukan hanya tentang cinta, tapi tentang kesiapan mental dan spiritual. Beliau memaparkan strategi komunikasi yang sehat serta pentingnya saling rida dalam menjalankan peran sebagai suami dan istri.
"Membangun rumah tangga itu seperti menanam pohon. Jika akarnya adalah iman dan siramannya adalah kasih sayang, maka buahnya adalah keturunan yang sholeh dan sholehah," ujar Warto Amirudin di sela-sela pemberian materi.
Kegiatan bimbingan ini ditutup dengan untaian doa yang tulus. Harapan besar tersemat bagi keempat pasangan ini agar nantinya mampu membangun keluarga yang:
- Harmonis: Selalu rukun dalam perbedaan.
- Sakinah, Mawaddah, Warahmah: Penuh ketenangan, cinta, dan kasih sayang.
- Barokah: Mendatangkan kebaikan bagi sesama.
- Keturunan Sholeh & Sholehah: Menjadi investasi akhirat bagi kedua orang tuanya.
Selamat menempuh hidup baru untuk para calon pengantin! Semoga langkah menuju akad nikah diberikan kelancaran dan kemudahan.
