Launching Buku Menyusuri Jalan Impian Karya Siswa MIN 1 Banyumas

Oleh MIN1 Banyumas
SHARE

BANYUMAS – Rabu, 16 Maret 2022 bertempat di ruang aula bawah gedung baru MIN 1 Banyumas yang beralamat di Jalan Supriyadi, Gang Satria, tepat pukul 11.00 WIB, Kepala MIN 1 Banyumas, H. Saridin, S.Ag., M.Pd.I. melaunching buku Menyusuri Jalan Impian. Buku “Menyusuri Jalan Impian berisi kisah-kisah peserta didik VI. Mereka menuliskan kisah yang berkesan bagi mereka, baik itu kisah yang membanggakan saat meraih prestasi, kisah senang, maupun sedih.

Buku ini adalah buku kali keempat, buku antologi yang sukses beliau gawangi dalam rangka menyambut HAB MIN 1 Banyumas yang ke-44. Buku pertama yang sukses beliau gawangi adalah buku antologi cerita Kisah Asyik di Asrama, buku kedua yaitu berisi kisah cerita pula “Jejak-jejakku di MIN 1 Banyumas dan buku ketiga yakni kumpulan pantun dan puisi ”Kipas”.

 “Saya berharap minat menulis dan membaca anak didik akan terus meningkat dengan adanya pelatihan menulis dan membuat buku secara continue ini. Selain itu, semoga ke depan perpustakaan madrasah akan dipenuhi oleh buku-buku karya anak didik kita sendiri. Semoga dari kisah-kisah diabadikan dalam pena akan bermanfaat untuk adik kelas khususnya dan anak-anak lain pada umumnya. Ibarat pepatah Sepandai apapun orang, jika ia tidak menulis maka ia akan hilang di telan waktu’” harap Saridin.

Ide gagasan menyusun buku dari kisah-kisah peserta didik ini muncul ketika beliau baru menjabat sebagai kepala di MIN 1 Banyumas. Jiwa berliterasi yang kental banyak memunculkan ide-ide yang inovatif dalam menghidupkan kembali literasi yang redup karena anak-anak lebih banyak bersentuhan dengan gadget dan pasif ketika pandemi  memaksa untuk belajar dari rumah. Anak-anak cenderung kecanduan gadget untuk bermain, bukan memanfaatkan kecanggihan teknologi tersebut untuk hal yang bermanfaat.

Menulis dari sesuatu yang disukai, ini adalah ide beliau saat mengawali mengajak anak-anak untuk mencintai dunia literasi. Dengan bimbingan yang intensif dari guru dan pendamping yang berkompeten, anak-anak terus dimotivasi untuk menulis. Hasil karya anak-anak kemudian dibukukan. Anak-anak ternyata sangat antusias untuk membaca karya mereka setelah dibukukan.td.