MAN 1 Banyumas Gelar Briefing Supervisi dan Penilaian Kinerja Guru
Oleh MAN 1 Banyumas
Banyumas, Humas – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Banyumas menyelenggarakan kegiatan briefing penting mengenai Supervisi Guru dan Penilaian Kinerja Guru (PKG) di ruang guru. Kegiatan ini dilaksanakan setelah pertemuan antara pengawas madrasah yang baru, Nurul Hidayah, dengan tim supervisor MAN 1 Banyumas. Acara tersebut menjadi langkah awal dalam rangka memperkuat komitmen madrasah terhadap peningkatan mutu dan profesionalisme tenaga pendidik di lingkungan MAN 1 Banyumas. Rabu (05/11)
Briefing ini dipimpin langsung oleh Kepala MAN 1 Banyumas, Muslimin Winoto, didampingi oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Akademik, Bangkit Tri Handoko. Kegiatan diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan MAN 1 Banyumas dengan penuh semangat dan antusiasme.
Dalam arahannya, Muslimin Winoto menegaskan bahwa supervisi bukanlah kegiatan yang bersifat penilaian semata, tetapi lebih kepada proses pembinaan yang berkelanjutan. Ia menekankan bahwa kegiatan supervisi harus mampu memberikan umpan balik yang konstruktif agar guru dapat memperbaiki dan mengembangkan metode pembelajaran di kelas.
“Supervisi bukan hanya tentang mencari kesalahan, melainkan sebagai sarana untuk memetakan kekuatan dan kelemahan dalam proses belajar mengajar. Tujuannya adalah kolaborasi, agar setiap guru dapat mengembangkan potensi terbaiknya dan pada akhirnya meningkatkan prestasi peserta didik,” ujar Muslimin.
Lebih lanjut, Muslimin menambahkan bahwa guru merupakan ujung tombak keberhasilan pendidikan di madrasah. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi guru melalui kegiatan supervisi dan penilaian kinerja menjadi hal yang sangat penting untuk dilakukan secara rutin dan berkesinambungan. Ia juga mengajak seluruh guru untuk menjadikan kegiatan ini sebagai refleksi dan evaluasi diri agar dapat terus berinovasi dalam menghadirkan pembelajaran yang bermakna bagi peserta didik.
Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Akademik, Bangkit Tri Handoko, memberikan penjelasan lebih rinci mengenai mekanisme dan tahapan pelaksanaan Penilaian Kinerja Guru (PKG). Dalam paparannya, ia menyampaikan bahwa PKG bukan hanya sekadar administrasi, melainkan sebuah proses penilaian menyeluruh terhadap berbagai aspek profesionalisme guru, mulai dari perencanaan pembelajaran, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar, penilaian hasil belajar siswa, hingga keterlibatan guru dalam kegiatan pengembangan diri dan komunitas profesi.
Bangkit juga menekankan pentingnya inovasi dan kreativitas dalam mengajar. Menurutnya, guru dituntut untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan peserta didik di era digital saat ini. Oleh karena itu, indikator PKG tahun ini akan lebih menitikberatkan pada penguasaan teknologi pembelajaran, kemampuan mengembangkan media ajar kreatif, serta penerapan strategi pembelajaran aktif dan menyenangkan.
“Kami menyambut baik arahan dari pengawas baru, Ibu Nurul Hidayah. Saya berharap seluruh rekan guru dapat menerima supervisi dan PKG ini sebagai feedback positif untuk perbaikan diri, bukan sebagai beban. Marilah kita jadikan madrasah ini sebagai ladang inovasi dalam dunia pendidikan,” tutur Bangkit.
Ibu Nurul Hidayah, selaku pengawas madrasah yang baru, juga memberikan tanggapan dan apresiasi atas semangat para guru MAN 1 Banyumas. Ia berharap agar komunikasi dan kolaborasi antara pengawas, kepala madrasah, dan guru dapat terjalin lebih intens untuk mewujudkan madrasah yang unggul dalam mutu dan karakter.
Supervisi akan lebih bermakna bila dilakukan dengan semangat saling belajar. Saya melihat potensi besar di MAN 1 Banyumas, dan saya yakin dengan komitmen bersama, kualitas pembelajaran di sini akan terus meningkat,
Demikian yang disampaikan Nurul Melalui sambungan telepon kepada Humas, Rabu siang (5/11/2025),
Dengan adanya briefing ini, diharapkan seluruh guru MAN 1 Banyumas dapat memahami pentingnya supervisi dan penilaian kinerja dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat budaya kerja yang profesional, kolaboratif, dan berorientasi pada mutu.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan pesan motivasi dari kepala madrasah agar seluruh guru senantiasa menjaga semangat belajar dan berinovasi demi kemajuan madrasah dan peserta didik.
(eko)
