Menanam Tumbuhan sebagai Amal Jariyah

Oleh KUA Wangon
SHARE

Banyumas – Penyuluh Agama Islam melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan di Majelis Taklim Nurul Furqon, Desa Pengadegan, Kecamatan Wangon. Kegiatan yang diikuti oleh para jamaah majelis taklim tersebut mengangkat tema “Menanam dan Memelihara Tumbuhan sebagai Amal Jariyah”, dengan tujuan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari ajaran Islam. Selasa (23/06)

Dalam penyampaiannya, Penyuluh Agama Islam Joharulloh menjelaskan bahwa menanam dan merawat tumbuhan tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga bernilai ibadah. Ia mengingatkan bahwa setiap manfaat yang dihasilkan dari tumbuhan yang ditanam seseorang dapat menjadi pahala yang terus mengalir selama tumbuhan tersebut memberikan manfaat bagi makhluk hidup.

“Rasulullah SAW mengajarkan bahwa ketika seseorang menanam pohon atau tanaman, lalu hasilnya dimakan manusia, hewan, atau burung, maka hal itu menjadi sedekah baginya. Karena itu, mari kita jadikan kegiatan menanam dan memelihara tumbuhan sebagai bagian dari amal jariyah yang membawa keberkahan,” ujar Joharulloh.

Para jamaah tampak antusias mengikuti penyuluhan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Selain membahas keutamaan menanam tumbuhan dalam perspektif agama, kegiatan juga diisi dengan diskusi mengenai langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk menghijaukan lingkungan sekitar rumah dan tempat ibadah.

Ketua Majelis Taklim Nurul Furqon, Suwarni, menyampaikan apresiasinya atas materi yang diberikan. Menurutnya, tema tersebut sangat relevan dengan kondisi saat ini dan dapat mendorong jamaah untuk lebih peduli terhadap lingkungan. “Kami sangat berterima kasih atas penyuluhan yang disampaikan. Semoga jamaah dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dengan mulai menanam dan merawat tumbuhan di lingkungan masing-masing sehingga manfaatnya dapat dirasakan bersama,” tutur Suwarni. (jhr)