Menapaki Cinta, Mengokohkan Ketahanan

Oleh KUA Lumbir
SHARE

Banyumas – Dalam upaya memperkuat kesiapan calon pengantin menuju kehidupan rumah tangga yang harmonis dan berdaya, KUA Lumbir kembali mengadakan bimbingan perkawinan pra nikah. Kali ini kegiatan diikuti oleh pasangan calon pengantin Adi dan Silviani, yang dilaksanakan di Aula KUA Lumbir.

Sesi bimbingan dipandu oleh penyuluh Agama Islam KUA Lumbir, Rizki Nur Azizah, dengan mengangkat tema “Ketahanan Keluarga”, sebuah materi penting yang menjadi fondasi keberlangsungan rumah tangga dalam jangka panjang.

Dalam pemaparannya, Penyuluh Rizki Nur Azizah menjelaskan bahwa ketahanan keluarga merupakan kemampuan keluarga dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan, baik ekonomi, sosial, maupun emosional. Keluarga yang tangguh tidak terbangun secara instan, tetapi melalui komitmen, komunikasi yang sehat, serta kerja sama yang konsisten antara suami dan istri.

Beliau juga menekankan bahwa ketahanan keluarga berawal dari penguatan hubungan pasangan, meliputi kemampuan memahami karakter masing-masing, saling menghargai perbedaan, serta menjaga komunikasi yang terbuka dan saling menenangkan. Suami dan istri diharapkan mampu menjadi mitra terbaik bagi satu sama lain, baik dalam menghadapi tantangan maupun merayakan kebahagiaan.

Selain itu, peran manajemen emosi dan pengelolaan keuangan keluarga juga menjadi poin penting. Ketika pasangan mampu mengatur kebutuhan rumah tangga dengan bijaksana, menyelesaikan masalah tanpa memperuncing konflik, serta mengupayakan lingkungan rumah yang penuh kasih, maka ketahanan keluarga akan semakin kuat.

Bimbingan ini juga memberikan ruang refleksi kepada Adi dan Silviani tentang pentingnya menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman utama. Keluarga yang berpegang pada prinsip keimanan akan lebih mudah menjalani setiap ujian dan mampu menjaga kedamaian dalam rumah tangga.

Melalui kegiatan ini, KUA Lumbir berharap kedua calon pengantin tidak hanya siap membangun keluarga, tetapi juga siap menjaga dan mempertahankannya dengan keteguhan, kesabaran, dan saling pengertian. Ketahanan keluarga adalah kunci untuk mewujudkan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.

KUA Lumbir terus berkomitmen memberikan layanan pembinaan terbaik guna membentuk keluarga yang kuat dan berdaya di tengah masyarakat. Semoga Adi dan Silviani menjadi pasangan yang mampu menjalani kehidupan pernikahan dengan kokoh, penuh cinta, dan selalu dalam lindungan Allah SWT.