Menjelajah Ilmu dan Budaya: Outing Class MTs Negeri 2 Banyumas ke Jakarta-Bandung

Oleh MTSN2 Banyumas
SHARE

Banyumas - Peserta didik kelaso VIII MTs Negeri 2 Banyumas pada tanggal 3-6 Desember 2024 melaksanakan kegiatan outing class dengan tujuan Jakarta dan Bandung. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar di luar kelas serta memperkuat wawasan peserta didik dalam berbagai bidang, termasuk sejarah, budaya, dan sains.
Tri Hidayat selaku waka kesiawaan menyampaikan bahwa kegiatan outing class ini dirancang untuk mengintegrasikan pembelajaran akademik dengan pengalaman nyata. Selain itu, siswa diajak untuk memperkuat nilai-nilai kerjasama, tanggung jawab, dan cinta tanah air. "Kami berharap kegiatan ini memberikan wawasan baru serta membangun semangat kebersamaan antar siswa," ujar Tri Hidayat. 

Rombongan berangkat dari madrasah pada sore hari dan tiba di Jakarta pagi hari. Destinasi pertama adalah Monumen Nasional (Monas), di Monas ini peserta didik berkeliling tempat bersejarah dan mendapatkan penjelasan sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Selanjutnya, mereka mengunjungi Museum Nasional untuk mempelajari koleksi artefak budaya dan sejarah. Dari Monas, peserta didik melanjutkan petualangan di Gelanggang Samudra Jaya Ancol dengan menyaksikan atraksi lumba-lumba dan film petualangan 5 Dimensi yang memukau. Peserta didik juga diberi kesempatan untuk mengenal lebih dekat kehidupan hewan laut melalui pameran interaktif yang edukatif dilanjutkan ke Dunia Fantasi (Dufan). Di sini, peserta didik menikmati berbagai wahana seru yang memadukan hiburan dan pembelajaran, seperti Istana Boneka yang menampilkan kebudayaan dari berbagai belahan dunia. Selain itu, wahana edukasi seperti Galactica dan Simulation Theater memberikan pengalaman menyenangkan sekaligus menambah pengetahuan mereka tentang teknologi dan fisika. Petualangan di Dufan diakhiri dengan keseruan di wahana favorit seperti Halilintar dan Bianglala, yang meninggalkan kesan mendalam bagi semua peserta didik.

Keesokan harinya, perjalanan dilanjutkan ke Bandung. Destinasi pertama adalah  Puspa Iptek Sundial, sebuah pusat ilmu pengetahuan dan teknologi yang terkenal dengan jam mataharinya yang unik. Di sana, para peserta belajar berbagai konsep fisika melalui alat peraga interaktif yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman tentang prinsip dasar sains. Pengalaman belajar menjadi lebih menyenangkan dengan eksperimen langsung yang melibatkan peserta. 

Setelah itu, perjalanan berlanjut ke Balai Seni Berlay, sebuah tempat yang memamerkan beragam karya seni kontemporer dari seniman lokal. Para peserta diajak untuk mengapresiasi karya seni dan mendiskusikan pesan serta teknik yang digunakan oleh para seniman. Aktivitas ini tidak hanya melatih kepekaan seni, tetapi juga meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreativitas. Balai Seni Barley di Bandung tidak hanya menjadi tempat pameran seni kontemporer, tetapi juga memperkenalkan seni tradisional, termasuk pertunjukan dan workshop angklung, alat musik khas Sunda yang terbuat dari bambu. Pengunjung memiliki kesempatan untuk belajar memainkan angklung secara langsung dalam suasana yang hangat dan interaktif. Angklung sering dimainkan sebagai bagian dari program seni budaya untuk mempromosikan kearifan lokal. Dengan dipandu oleh instruktur berpengalaman, peserta dapat mempelajari teknik dasar hingga memainkan lagu-lagu sederhana secara bersama-sama. Kegiatan ini bertujuan tidak hanya untuk melestarikan seni tradisional, tetapi juga menciptakan pengalaman menyenangkan yang menggabungkan edukasi dan hiburan.

Atik Restusari selaku Kepala MTsN 2 Banyumas berharap agar kegiatan outing class ini menjadi salah satu momen edukasi yang tak terlupakan bagi peserta didik kelas VIII MTs Negeri 2 Banyumas. "Kami berharap siswa tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga ilmu dan inspirasi dari setiap destinasi", harap Atik. (In/twm).