Menteri Agama RI Resmikan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah

Oleh HUMAS
SHARE

Semarang (Humas) – Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, meresmikan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan yang berlangsung meriah dan penuh kekhidmatan ini, dihadiri oleh jajaran pimpinan Kemenag se-Jawa Tengah serta tamu undangan penting dari berbagai daerah. Senin (08/12)

Kegiatan peresmian diawali dengan penampilan istimewa dari grup ASN Kemenag Jawa Tengah lintas agama membawakan lagu “Logaritma Wahyu”—sebuah karya asli ciptaan Menteri Agama sendiri. Penampilan kolaboratif ini secara simbolis menegaskan komitmen kuat terhadap harmoni dan moderasi antarumat beragama yang menjadi identitas Kemenag Jawa Tengah.

Kepala Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Saiful Mujab, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas kehadiran Menteri Agama di tengah padatnya agenda nasional. “Terima kasih Bapak Menteri, sudah berkenan hadir dan meresmikan gedung Kanwil ini. Ini menjadi energi baru bagi kami untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat,” ujar Saiful Mujab.

Dalam rangkaian acara tersebut, Menteri Agama juga menerima secara simbolis bantuan kemanusiaan bagi korban bencana yang berhasil dihimpun dari keluarga besar Kemenag Jawa Tengah, dengan total dana terkumpul mencapai satu miliar rupiah lebih.

Dalam tausiah kebangsaannya, Nasaruddin Umar mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag untuk senantiasa menjadi pribadi yang sabar, pandai bersyukur, dan selalu produktif dalam berkarya. “Kita harus bekerja dengan makna, memberikan manfaat bagi sesama,” tegas Menag.

Menag juga kembali menyoroti pentingnya Gerakan Ekoteologi yang telah dicanangkan setahun sebelumnya. Gerakan ini merupakan upaya menumbuhkan kecintaan terhadap lingkungan dan memperkuat ukhuwah makhlukiyah (persaudaraan sesama makhluk). Beliau mengungkapkan harapannya, “Kalau gerakan ini benar-benar diwujudkan, insyaAllah tidak akan ada banjir, tidak ada bencana.”

Selain itu, Menteri Agama menekankan pentingnya “Kurikulum Cinta”, yaitu konsep cinta kepada seluruh makhluk, bukan hanya cinta diri sendiri. Konsep cinta universal ini, menurut Menag, harus menjadi fondasi karakter yang kuat bagi setiap ASN Kemenag.

Rangkaian acara ditutup dengan pengukuhan Pengurus Pojok Baca Nahdliyin Jawa Tengah oleh Menteri Agama. Pengukuhan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat literasi, budaya membaca, serta pengembangan intelektual bagi masyarakat Nahdliyin di Jawa Tengah.

Peresmian Kantor Kanwil Kemenag Jateng ini diharapkan menjadi momentum emas untuk peningkatan mutu layanan keagamaan dan pendidikan, serta penguatan agenda moderasi beragama di seluruh wilayah Jawa Tengah.