Merawat Tradisi, Bimluh Kearifan Lokal Digelar di Kaliwangi
Oleh KUA purwojati
Banyumas – Upaya menjaga nilai-nilai budaya yang selaras dengan ajaran Islam terus digalakkan melalui kegiatan Bimbingan Penyuluhan (Bimluh) yang dilaksanakan di Desa Kaliwangi, Senin (6/4/2026). Kegiatan ini diisi oleh Penyuluh Agama Islam, Aminudin, dengan mengangkat tema kearifan lokal.
Dalam pemaparannya, Aminudin mengajak masyarakat untuk tidak meninggalkan tradisi yang telah berkembang, selama tidak bertentangan dengan nilai-nilai syariat. Ia menekankan bahwa kearifan lokal dapat menjadi sarana dakwah yang efektif, karena lebih dekat dengan kehidupan masyarakat dan mudah diterima.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tradisi seperti gotong royong, tahlilan, dan kegiatan sosial keagamaan merupakan bagian dari warisan budaya yang perlu dijaga dan dilestarikan. Menurutnya, nilai kebersamaan dan kepedulian yang terkandung di dalamnya sejalan dengan ajaran Islam.
Kegiatan berlangsung dalam suasana santai namun bermakna. Warga mengikuti penyuluhan dengan antusias, serta terlibat dalam diskusi mengenai praktik kearifan lokal yang masih dijalankan di lingkungan mereka.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Kaliwangi semakin memahami pentingnya menjaga keseimbangan antara tradisi dan ajaran agama, sehingga tercipta kehidupan sosial yang harmonis, religius, dan berbudaya
