MIN 1 BANYUMAS
Oleh MIN1 Banyumas
Sabtu, 08 Februari 2025. AKSIOMA (Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah) menjadi momen istimewa bagi beberapa madrasah ibtidaiyah yang ada di Kabupaten Banyumas. Kompetisi ini diadakan setiap satu tahun satu kali untuk tingkat kabupaten, setelah siswa/i nya lolos dari AKSIOMA tingkat kecamatan. Untuk tahun ini ada yang Istimewa. Karena, apabila mendapatkan juara satu tingkat kabupaten, dapat maju ke tingkat provinsi yang diadakan setiap dua tahun satu kali. Merupakan suatu kehormatan bagi MIN 1 Banyumas karena menjadi tuan rumah AKSIOMA 2025 di tingkat Kabupaten. Maka dari itu, segenap keluarga besar MIN 1 Banyumas, mulai dari komite, kepala sekolah, guru-guru, siswa/i kelas enam, serta karyawan MIN 1 Banyumas, memberikan usaha yang terbaik demi kelancaran acara dan kenyamanan para tamu undangan maupun peserta lomba.
Terdapat pra acara yang diisi oleh hiburan, dengan menampilkan beberapa bakat menyanyi siswa/i MIN 1 Banyumas. Diadakannya pra acara ini untuk mengisi waktu, sambil menunggu peserta lain yang belum hadir di MIN 1 Banyumas. Sehingga, peserta yang sudah hadir lebih awal, tidak merasa bosan. Kemudian memasuki acara pembukaan, yang dilaksanakan dengan apel bersama. Apel tersebut, dibina oleh Dr. H. Ibnu Asaddudin, S. Ag, M.Pd selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas. Beliau jugalah yang membuka acara ini dengan pemukulan gong bersama Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Banyumas. Dalam sambutannya, beliau berpesan terkait makna diadakannya perlombaan AKSIOMA ini, bukanlah mencari sang juara, melainkan mencari sang terbaik. “Jangan memaksakan anak didik menjadi juara, apabila dipaksakan, maka nanti di tingkat provinsi akan memalukan. Maka carilah peserta yang terbaik, karena yang terbaik, akan menjadi juara, dan yang juara belum tentu menjadi yang terbaik.” Sangat jelas sekali pesan beliau, bahwa kualitas merupakan nomor satu untuk menentukan sang juara dalam suatu perlombaan. Pesan ini juga, mengajarkan untuk saling sportivitas.
Setelah acara dibuka, lanjut kepada acara inti. Terdapat empat cabang perlombaan, yaitu Musabaqah Hifdzil Qur’an, Musabaqah Tilawatil Qur’an, Musabaqah Murottal Qur’an, dan pidato empat bahasa, yang terdiri dari Bahasa Arab, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Jawa. Kemudian, acara ditutup dengan pembagian piala kejuaraan. MIN 1 Banyumas sendiri, meraih juara satu dalam cabang pidato Bahasa Jawa putri, oleh Wahyu Miftakhul Jannah. Juara satu Musabaqah Tilawatil Qur’an putri, oleh Chandrani Himmatul Muqoffa. Juara dua Pidato Bahasa Jawa putra, oleh Fazaruna Pandya Mirza. Juara tiga pidato Bahasa Inggris putri, oleh Nashita Yumna Fariha. Juara tiga pidato Bahasa Indonesia putri, oleh Azalea Janeeta Khaliqa. Juara harapan satu pidato Bahasa Inggris putra, oleh Alvaro Gavriel Bratajaya. Juara harapan dua pidato Bahasa Arab, oleh M. Althof Al Hafidh. Juara harapan dua pidato Bahasa Arab putri, oleh Hafiza Khaira Lubna. Terakhir, juara harapan dua Musabaqah Hifdzil Qur’an putra, oleh Rafif Akmalulfikri. Dengan adanya ajang kompetisi ini, diharapkan dapat melahirkan generasi yang berkualitas sesuai dengan minat dan bakatnya masing-masing.
