MTsN 2 Banyumas, Rayakan Milad dengan Khidmad dan Sederhana

Oleh MTSN2 Banyumas
SHARE

Banyumas - MTs Negeri 2 Banyumas merayakan milad ke-25 pada 17 Maret 2022. MTsN 2 Banyumas menjadi madrasah negeri sejak tahun 1997 dengan nama MTs Negeri Tambak dan berubah menjadi MTs Negeri 2 Banyumas sejak Oktober 2017. Saat ini madrasah mendidik sekitar 619  peserta didik  dengan 51 guru dan tenaga pendidik.
Rangkaian kegiatan perayaan Milad tahun ini baru dimulai pada  Sabtu (19/3). Kegiatan tasyakuran berlangsung secara sederhana di madrasah dengan berdoa bersama dan makan bersama setiap pesdik di kelas dengan didampingi wali kelas masing-masing. Acara milad kali ini tetap terasa khidmat dan menyentuh, para guru yang hadir merayakan acara tersebut tetap tampak antusias.

“Walaupun kondisi saat ini masih dalam masa pandemi, Alhamdulillah kita bersyukur masih bisa merayakan milad. Melalui perayaan milad ini kita berharap rasa kebersamaan pesdik dari kelas 7 sampai kelas 9 tetap terjalin baik dengan  kegiatan makan bersama sebagai ungkapan rasa syukur,” tutur Ida selaku Wakasis.

Sjamsul Huda selaku ketua panitia dalam sambutannya menyampaikan tema milad tahun ini yaitu Optimis Menuju Madrasah Mandiri Berprestasi. "Terima kasih atas kerja sama dari semua pihak dalam merayakan milad tahun ini. 
Untuk milad kali ini tidak bisa melibatkan lomba untuk anak SD / MI secara kolosal dikarena masih dalam masa pandemi. Kegiatan rangkaian lomba akan dilaksanakan pada tanggal 29 Maret 2022", ujar Sjamsul.

Tasyakuran milad kali ini dibuka oleh Atik Restusari selaku Kepala Madrasah. Dalam sambutan singkatnya Atik menyampaikan, "Melalui acara tasyakuran yang meskipun sederhana ini, mari kita selalu bersyukur atas pencapaian yang telah kita ukir dan tetap semangat untuk terus meraih prestasi demi kemajuan madrasah, sehingga MTsN 2 Banyumas ini dapat berkembang menjadi lebih baik lagi. Para guru dan pesdik tetap antusias dalam melaksanakan kegiatan milad, sehingga ke depan tetap Optimis Menuju Madrasah Madiri Berprestasi akan terwujud di madrasah kita tentunya dengan kerja sama dari seluruh guru dan tenaga pendidik. Para wali kelas juga ngopeni dan mengawasi anak-anak dengan sebaik-baiknya, kita mendidik dan kita mengajar sesuai topuksi kita", papar Atik. 

Selanjutnya diadakan acara pemotongan tumpeng tasyakuran secara simbolis yang diberikan Kepala Madrasah kepada perwakilan guru senior H. Parijo yang dilaksanakan dengan tetap memenuhi protokol kesehatan dengan potong tumpeng dan makan bersama segenap guru dan tenaga pendidik.Acara seremonial diakhiri dengan doa bersama  yang dipimpin oleh Wahidun, selaku guru agama.

 (timwebmtsn2bms)