Penyuluh Agama Islam KUA Sumpiuh Gelar Program Tahsinul dan Talimul Qur'an Tiga Kali Seminggu

Oleh HUMAS
SHARE

Banyumas – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Huda Selandaka menjadi lokasi pelaksanaan program intensif pembinaan Al-Qur'an yang dipandu oleh Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Sumpiuh, Laeli Najihah. Kegiatan bertajuk Tahsinul dan Ta'limul Qur'an ini dilaksanakan secara rutin setiap hari Selasa, Rabu, dan Kamis. Program ini merupakan upaya konkret KUA Sumpiuh dalam membina peserta didik agar memiliki kemampuan membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar (tahsin), sekaligus menanamkan kecintaan mendalam terhadap Al-Qur'an (ta'limul). Rabu (15/10)

Kegiatan diawali dengan suasana penuh ketenangan dan keberkahan. Seluruh siswa, didampingi guru kelas, berkumpul untuk melantunkan Asmaul Husna dan pembacaan doa bersama. Rangkaian pembuka ini bertujuan membersihkan hati dan menumbuhkan semangat spiritual sebelum memasuki pembelajaran Al-Qur'an.

Setelah itu, kegiatan berlanjut dengan pelaksanaan Sholat Dhuha secara berjamaah di Masjid Al Huda Selandaka Sumpiuh. Sholat sunnah ini tidak hanya melatih kedisiplinan beribadah, tetapi juga menjadi sarana memohon keberkahan ilmu dan kemudahan dalam belajar.

Puncak dari rangkaian kegiatan ini adalah sesi Tahsinul Qur'an. Laeli Najihah membagi siswa ke dalam kelompok-kelompok belajar berdasarkan tingkatan dan kemampuan membaca Al-Qur'an mereka.
"Pembagian kelompok ini kami lakukan untuk memastikan bahwa setiap siswa, baik yang masih di tingkat Iqra' maupun yang sudah lancar membaca, menerima materi dan bimbingan yang sesuai. Kami ingin setiap anak menguasai kaidah tajwid yang benar tanpa merasa tertinggal," jelas Laeli Najihah.

Kegiatan Tahsinul dan Ta'limul Qur'an yang dipandu oleh PAI KUA Sumpiuh ini memiliki tujuan mulia yakni tidak hanya mencetak generasi yang fasih membaca Al-Qur'an, tetapi juga menanamkan akhlak Qur'ani sejak dini, menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup sehari-hari. (lae/del)