Penyuluh KUA Siap Sosialisasi Cegah Kawin Anak di Banyumas

Oleh KUA KEMRANJEN
SHARE

Banyumas - Bertempat di RM Oemah Daun Purwokerto, telah berlangsung acara penting dengan tema pencegahan kawin anak yang melibatkan berbagai pihak di Kabupaten Banyumas. Rofiqoh, Penyuluh Agama KUA Kemranjen, turut hadir dalam Penandatanganan Kerjasama (MoU) antara PKK Kabupaten Banyumas dan Kementerian Agama Kabupaten Banyumas tentang program Cegah Perkawinan Anak (CEPAK). Acara ini sekaligus menjadi momen sosialisasi CEPAK yang sangat strategis dalam upaya bersama melindungi generasi muda dari pernikahan dini. Selasa (23/06)

Sinergitas antara PKK, Kementerian Agama, dan para penyuluh agama di Banyumas merupakan wujud nyata dalam menciptakan generasi emas yang sehat dan berdaya saing. Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Banyumas, Bapak Ibnu Asaduddin, hadir sebagai tokoh kunci yang memberikan dukungan penuh terhadap langkah preventif ini. Keikutsertaan para Penyuluh Agama Islam se Kabupaten Banyumas menegaskan komitmen mereka dalam memberikan edukasi dan bimbingan kepada masyarakat agar memahami dampak negatif kawin anak.

Melalui program CEPAK, diharapkan masyarakat Banyumas semakin sadar pentingnya menunda usia nikah bagi anak-anak agar memperoleh masa depan yang cerah dan terhindar dari berbagai risiko kesehatan serta sosial. Sinergitas wujudkan generasi emas bukan sekadar slogan, melainkan langkah nyata yang terus diperkuat lewat kolaborasi antar lembaga dan tokoh masyarakat. Dengan semangat bersama, Kawin Anak dapat dicegah sehingga kualitas sumber daya manusia Banyumas semakin meningkat dan berkontribusi positif bagi bangsa.