Penyuluh Laksanakan Bimbingan Rohani bagi Pasien Rawat Inap Puskesmas 1 Pekuncen
Oleh KUA pekuncen
Pekuncen — Dalam rangka memberikan penguatan spiritual kepada masyarakat, khususnya pasien yang sedang menjalani perawatan, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Pekuncen melaksanakan kegiatan bimbingan rohani bagi pasien rawat inap di Puskesmas 1 Pekuncen. Kegiatan ini dilaksanakan oleh tiga penyuluh agama Islam, yaitu Sudiro, Rohmat, dan Miftakhul Faozi. Jumat (17/04)
Kegiatan bimbingan rohani ini merupakan salah satu bentuk nyata pelayanan keagamaan kepada masyarakat, terutama bagi mereka yang sedang menghadapi ujian berupa sakit. Sejak pagi hari, para penyuluh mulai mengunjungi ruang-ruang perawatan pasien dengan penuh empati dan kepedulian. Mereka menyapa pasien dengan ramah, memberikan motivasi, serta menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang menyejukkan hati.
Dalam pelaksanaannya, para penyuluh memberikan tausiyah singkat yang berisi tentang pentingnya kesabaran dalam menghadapi ujian, keutamaan berdoa, serta keyakinan bahwa setiap penyakit yang diberikan Allah SWT pasti disertai dengan jalan kesembuhan. Selain itu, para pasien juga diajak untuk berdzikir dan berdoa bersama sesuai dengan kondisi masing-masing, sehingga diharapkan mampu memberikan ketenangan batin dan mempercepat proses pemulihan.
Sudiro selaku salah satu penyuluh menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar rutinitas, tetapi merupakan panggilan moral dan spiritual untuk hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan. “Pasien yang sedang sakit tidak hanya membutuhkan pengobatan secara medis, tetapi juga membutuhkan dukungan rohani agar tetap kuat, sabar, dan optimis dalam menghadapi ujian,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Rohmat dan Miftakhul Faozi yang menekankan pentingnya sinergi antara pelayanan kesehatan dan bimbingan keagamaan. Menurut mereka, pendekatan spiritual mampu memberikan dampak positif bagi kondisi psikologis pasien, sehingga turut mendukung proses penyembuhan secara menyeluruh.
Para pasien dan keluarga yang hadir menyambut baik kegiatan ini. Mereka merasa terbantu secara batin dengan adanya bimbingan rohani yang diberikan. Suasana haru dan penuh kekhusyukan tampak ketika doa bersama dipanjatkan, menghadirkan harapan dan semangat baru bagi para pasien.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para pasien tidak hanya memperoleh kesembuhan secara fisik, tetapi juga mendapatkan ketenangan jiwa dan kekuatan iman. Penyuluh Agama Islam Pekuncen berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan serupa secara berkelanjutan sebagai bentuk pelayanan keagamaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Kegiatan bimbingan rohani ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran penyuluh agama Islam memiliki peran penting dalam memberikan pendampingan spiritual, serta memperkuat nilai-nilai keimanan di tengah masyarakat, khususnya bagi mereka yang sedang menghadapi ujian kehidupan.
