Petugas KUA Pekuncen Laksanakan Verifikasi Berkas Catin Secara Teliti dan Profesional

Oleh KUA pekuncen
SHARE

Pekuncen — Dalam rangka memastikan kelengkapan dan keabsahan administrasi pernikahan, petugas Kantor Urusan Agama (KUA) Pekuncen melaksanakan kegiatan verifikasi berkas calon pengantin (jongok). Kegiatan ini merupakan bagian penting dalam proses pelayanan pencatatan nikah guna mewujudkan tertib administrasi serta memberikan kepastian hukum bagi calon pengantin. Selasa (7/4)

Verifikasi berkas dilakukan secara cermat oleh petugas KUA dengan memeriksa seluruh dokumen persyaratan yang telah diajukan oleh calon pengantin, baik dari pihak laki-laki maupun perempuan. Dokumen yang diperiksa meliputi surat pengantar nikah dari desa/kelurahan, fotokopi identitas diri, akta kelahiran, kartu keluarga, serta dokumen pendukung lainnya sesuai ketentuan yang berlaku.

Petugas KUA Pekuncen menyampaikan bahwa kegiatan jongok atau verifikasi berkas ini sangat penting untuk menghindari kesalahan data dan memastikan tidak adanya kendala administratif pada saat pelaksanaan akad nikah. Selain itu, proses ini juga bertujuan untuk memberikan edukasi kepada calon pengantin agar memahami pentingnya kelengkapan administrasi dalam pernikahan.

“Melalui verifikasi berkas ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh persyaratan sudah sesuai dan tidak ada kekurangan, sehingga proses pernikahan dapat berjalan lancar dan tercatat secara resmi oleh negara,” ujar salah satu petugas KUA Pekuncen.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar, di mana para calon pengantin juga diberikan arahan terkait tahapan selanjutnya dalam proses pernikahan, termasuk jadwal pelaksanaan akad dan bimbingan perkawinan.

Dengan adanya kegiatan verifikasi berkas (jongok) ini, diharapkan pelayanan KUA Pekuncen semakin optimal, profesional, dan mampu memberikan kepuasan kepada masyarakat dalam urusan pernikahan. Selain itu, langkah ini juga menjadi upaya nyata dalam mendukung terciptanya keluarga yang sah secara agama dan negara serta menuju keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah.