Rangkul Santri Cilik, Penyuluh KUA Tambak Tanamkan Nilai Akhlak dan Birrul Walidain di MT Al-Ikhlas
Oleh KUA Tambak
Tambak — Mewujudkan generasi muda yang berakhlak mulia dan bertakwa membutuhkan kolaborasi nyata di lapangan. Hal inilah yang ditunjukkan oleh Lukman Hakim, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Tambak, dalam aksinya memberikan bimbingan dan penyuluhan agama kepada anak-anak di Majelis Taklim (MT) Al-Ikhlas. Rabu (16/09)
Dengan pendekatan yang interaktif, hangat, dan penuh keakraban, Lukman merangkul para santri cilik agar dapat memahami ajaran Islam secara menyenangkan. Kegiatan ini berfokus pada pembentukan karakter dasar anak—mulai dari penanaman nilai akidah, pembiasaan akhlakul karimah, hingga pentingnya berbakti kepada kedua orang tua (birrul walidain).
"Anak-anak adalah fondasi masa depan. Pendidikan karakter dan akhlak tidak bisa ditunda. Kita ingin mereka tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki ketakwaan yang kuat serta santun dan berbakti kepada orang tuanya," ujar Lukman di sela-sela kegiatan.
Sinergi antara KUA Tambak dan pengurus Majelis Taklim Al-Ikhlas ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat sekitar. Orang tua santri mengaku senang dan terbantu dengan adanya kehadiran penyuluh agama yang turun langsung memberikan motivasi serta pengajaran nilai-nilai kebaikan kepada anak-anak mereka.
Melalui kegiatan bimbingan berkala ini, KUA Tambak berharap dapat terus menebar manfaat dan memperkuat benteng moral generasi muda di wilayah Tambak agar terhindar dari pergaulan negatif sejak dini.
