Tim Kawedanan Sumpiuh Raih Juara Satu Lomba Catur dalam Rangka HAB Kementerian Agama ke-79

Oleh HUMAS
SHARE

Purwokerto (Humas) – Tim dari Kawedanan Sumpiuh berhasil meraih juara pertama dalam lomba catur yang digelar dalam rangka Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama (Kemenag) ke-79. Lomba yang diikuti oleh perwakilan dari ASN di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, madrasah, penyuluh, pengawas, serta guru Pendidikan Agama Islam (PAI) ini diselenggarakan di Aula Al-Ikhlas, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, pada Rabu (11/12).

Kegiatan lomba catur ini merupakan bagian dari rangkaian acara untuk memeriahkan Hari Amal Bakti Kementerian Agama yang diperingati setiap tahunnya pada tanggal 3 Januari. Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, lomba ini diikuti dengan penuh antusiasme oleh peserta dari berbagai instansi yang berada di bawah naungan Kementerian Agama, baik dari tingkat Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, madrasah, maupun lembaga pendidikan lainnya.

Tim catur dari Kawedanan Sumpiuh yang terdiri dari Agus Syarif Cahyo Purnomo ,Panca Darma Wibawa , dan Nur Sholikhah Apriyani berhasil mengalahkan tim catur dari MAN 1 Banyumas. Sehingga tim catur dari MAN 1 Banyumas berhak meraih juara dua, sedangkan tim catur dari MIN 1 Banyumas meraih juara tiga.

Menurut Penyelanggara Zawa Faisal Riza saat menyerahkan piala kejuaraan mewakili Kakan kemenag Banyumas, menyatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menggali potensi dan bakat peserta dalam bidang olahraga, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi antara sesama ASN, Madrasah, Guru PAI, penyuluh, dan pengawas di lingkungan Kementerian Agama.

Selain lomba catur, rangkaian Hari Amal Bakti Kementerian Agama ke-79 dihari pertama ini meliputi  lomba olahraga bola voly dan bulu tangkis yang diadakan di GOR Satria Purwokerto.

Para pemenang lomba catur, termasuk tim dari Kawedanan Sumpiuh, menerima penghargaan berupa piala dan uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih. Ke depan, kegiatan seperti ini diharapkan dapat lebih meriah dan memberikan manfaat lebih besar bagi pengembangan kompetensi ASN dan tenaga pendidik di Kementerian Agama. (yud)