Aksi Nyata Jamaah Majelis Cinta Islam Cikakak dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan

Oleh KUA Wangon
SHARE

Banyumas – Kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan sebagai bagian dari iman ditunjukkan secara nyata oleh jamaah Majelis Cinta Islam Desa Cikakak, Kecamatan Wangon. Puluhan jamaah berkumpul untuk melaksanakan aksi bersih lingkungan di sekitar area pemukiman dan tempat ibadah sebagai bentuk implementasi ajaran Islam tentang kebersihan. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang asri, tetapi juga untuk mengedukasi masyarakat bahwa kepedulian terhadap ekologi adalah salah satu wujud syukur atas nikmat penciptaan Allah SWT. Senin (11/05/26)

Ketua Majelis Taklim Cinta Islam, Jariyah, menyampaikan bahwa aksi ini merupakan agenda rutin yang lahir dari keinginan para jamaah untuk memberikan manfaat langsung bagi lingkungan sekitar. Ia menekankan bahwa peran majelis taklim tidak boleh terbatas pada kajian di dalam ruangan saja, melainkan harus menyentuh ranah sosial dan lingkungan. Semangat gotong royong yang terpancar dari para ibu-ibu jamaah ini diharapkan dapat menular kepada warga lainnya agar lebih disiplin dalam mengelola sampah rumah tangga.

"Kami ingin membuktikan bahwa belajar agama itu juga berarti belajar mencintai kebersihan. Dengan lingkungan yang bersih, ibadah kita menjadi lebih nyaman dan kesehatan keluarga juga terjaga. Aksi kecil ini adalah langkah awal kami untuk terus menebar manfaat, karena bagi kami, kebersihan adalah cermin dari keimanan seorang muslimah," tutur Jariyah di sela-sela kegiatan.

Pendampingan dalam aksi ini juga didampingi oleh penyuluh agama. Joharulloh, yang hadir memberikan motivasi spiritual, menegaskan bahwa menjaga kelestarian lingkungan merupakan bagian dari tugas manusia sebagai khalifah di bumi. Menurutnya, aksi nyata seperti ini sangat efektif dalam memperkuat ukhuwah islamiyah antarjamaah sekaligus membangun citra positif bahwa komunitas keagamaan memiliki kepedulian yang tinggi terhadap isu-isu lingkungan hidup.

"Islam sangat mengedepankan aspek kebersihan, bahkan dikatakan bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman. Apa yang dilakukan oleh jamaah Majelis Cinta Islam Cikakak hari ini adalah dakwah bil hal atau dakwah dengan perbuatan nyata. Kita berharap gerakan ini menjadi inspirasi bagi desa-desa lain bahwa menjaga bumi adalah kewajiban agama yang mendatangkan pahala berlimpah," ungkap Joharulloh selaku pembina dan Penyuluh Agama Islam.

Kegiatan tersebut diakhiri dengan pengumpulan dan pemilahan sampah yang kemudian diangkut ke tempat pembuangan akhir. Keberhasilan aksi ini menunjukkan sinergi yang kuat antara tokoh masyarakat, penyuluh agama, dan jamaah dalam membangun desa yang bersih dan religius. Melalui aksi nyata ini, Majelis Cinta Islam Cikakak berkomitmen untuk terus konsisten menjaga lingkungan hidup sebagai bagian integral dari perjalanan spiritual mereka. (jhr)