Bimluh MT Al Barokah Kupas Makna Syukur Menurut Syekh Abdul Qadir Al-Jailani

Oleh KUA purwojati
SHARE

Banyumas – Majelis Taklim Al Barokah menggelar kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) keagamaan yang diikuti oleh jamaah dengan penuh antusias. Kegiatan tersebut menghadirkan Penyuluh Agama Islam KUA Purwojati, Siti Mukaromah, sebagai pemateri. Sabtu (13/06)

Dalam kajiannya, Siti Mukaromah, menyampaikan tema “Cara Mengaplikasikan Syukur Menurut Syekh Abdul Qadir Al-Jailani.” Beliau menjelaskan bahwa syukur tidak hanya diwujudkan melalui ucapan alhamdulillah, tetapi juga harus tercermin dalam hati, lisan, dan perbuatan sehari-hari.

Mengutip pemikiran Syekh Abdul Qadir Al-Jailani, beliau menerangkan bahwa bentuk syukur yang sejati adalah menyadari bahwa seluruh nikmat berasal dari Allah SWT, memuji-Nya atas segala karunia yang diberikan, serta menggunakan nikmat tersebut untuk ketaatan dan kemaslahatan. Harta, kesehatan, ilmu, dan waktu yang dimiliki hendaknya dimanfaatkan untuk hal-hal yang diridhai Allah SWT.

Selain itu, jamaah diajak untuk membiasakan diri melihat nikmat yang telah diterima daripada terus-menerus memikirkan apa yang belum dimiliki. Sikap tersebut akan menumbuhkan ketenangan hati, rasa cukup (qana’ah), dan menjauhkan diri dari sifat mengeluh serta kufur nikmat.

Kegiatan berlangsung dengan suasana khidmat dan interaktif. Para jamaah mengikuti materi dengan penuh perhatian serta aktif dalam sesi diskusi. Melalui Bimluh ini diharapkan masyarakat semakin mampu mengamalkan nilai-nilai syukur dalam kehidupan sehari-hari sehingga memperoleh keberkahan, ketenangan, dan kebahagiaan baik di dunia maupun di akhirat