Huruf Istila: Huruf yang Berat Diucapkan, Menambah Tantangan Belajar Al-Quran
Oleh HUMAS
Banyumas — Penyuluh Agama Islam KUA Sumbang, Seviana Kholifah, kembali melaksanakan kegiatan bimbingan penyuluhan di Majlis Taklim Al?Istiqomah, Desa Karangcegak. Pada pertemuan kali ini, materi yang diangkat berfokus pada Pemberantasan Buta Aksara Al?Qur’an dengan topik khusus pengenalan huruf isti’la. Kamis (05/02)
Dalam penyampaiannya, Seviana menekankan pentingnya jamaah memahami apa saja huruf isti’la serta cara pengucapan yang benar. Pengetahuan ini dinilai sangat penting untuk membantu jamaah membedakan makhraj atau tempat keluarnya setiap huruf hijaiyyah, terutama karena huruf isti’la dikenal lebih berat diucapkan dan membutuhkan latihan yang konsisten.
Melalui bimbingan ini, diharapkan para ibu?ibu jamaah dapat semakin terampil membaca Al?Qur’an sesuai kaidah tajwid. Meski proses pembelajaran tidak selalu mudah—terlebih dengan usia yang tidak lagi muda—penjelasan yang sederhana dan praktik yang berulang diyakini dapat membantu jamaah memahami materi dengan lebih baik.
Kegiatan penyuluhan seperti ini menjadi salah satu langkah penting KUA Sumbang dalam meningkatkan literasi Al?Qur’an di masyarakat, sekaligus memperkuat semangat belajar para jamaah di desa.
