Implementasi Kokurikuler KBC Budaya Madrasah di MI Miftahul Huda Linggasari

Oleh HUMAS
SHARE

Banyumas - Pengawas Madrasah Ibtidaiyah (MI) Kecamatan Kembaran melaksanakan pemantauan implementasi kegiatan kokurikuler Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) Budaya Madrasah dengan topik “Cinta Allah dan Rasul serta Cinta Diri dan Sesama” di MI Miftahul Huda Linggasari. Kegiatan ini diwujudkan melalui pelaksanaan sholat Zuhur berjama’ah peserta didik pada hari efektif pembelajaran. Rabu (04/02)

MI Miftahul Huda Linggasari beralamat di Jl. Ponpes Mambaul Ushulil Hikmah RT 07 RW 01 Desa Linggasari, Kecamatan Kembaran, di bawah kepemimpinan Kepala Madrasah, Sodar.  Pelaksanaan sholat Zuhur berjama’ah dilaksanakan di Masjid Al Mujahidin yang berada di lingkungan Pondok Pesantren Mambaul Ushulil Hikmah Desa Linggasari.

Dalam keterangannya, Kepala MI Miftahul Huda Linggasari menyampaikan bahwa kegiatan sholat Zuhur berjama’ah ini merupakan bagian dari implementasi kokurikuler KBC Budaya Madrasah yang bertujuan untuk menanamkan kompetensi keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, membentuk karakter religius peserta didik, serta memupuk kedisiplinan, kebersamaan, dan kepedulian sosial sejak dini.

“Melalui pembiasaan sholat berjama’ah, kami berharap peserta didik tidak hanya memahami ajaran agama secara teori, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Diharapkan setelah lulus dari MI, peserta didik terbiasa melaksanakan sholat berjama’ah tepat waktu dengan kesadaran sendiri, tanpa harus diperintah,” ungkapnya.

Kegiatan sholat Zuhur berjama’ah ini diikuti oleh 75 peserta didik kelas III sampai kelas VI, dengan pendampingan dari guru kelas masing-masing. Dalam pelaksanaannya, petugas muadzin dipercayakan kepada salah satu murid kelas IV, sedangkan imam sholat dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah. Hal ini menjadi sarana pembelajaran nyata bagi peserta didik untuk belajar tanggung jawab, kepemimpinan, dan keteladanan.

Berdasarkan hasil pemantauan pengawas MI Kecamatan Kembaran, Siti Nurkhasanah, kegiatan kokurikuler ini berjalan dengan tertib, khidmat, dan penuh antusiasme dari peserta didik. Implementasi KBC Budaya Madrasah melalui sholat berjama’ah dinilai efektif dalam menumbuhkan nilai-nilai religius, disiplin, serta rasa kebersamaan di lingkungan madrasah.

Dengan adanya kegiatan ini, MI Miftahul Huda Linggasari diharapkan dapat terus menguatkan budaya madrasah yang religius dan berkarakter, sejalan dengan tujuan pendidikan madrasah dalam membentuk generasi yang beriman, bertakwa, dan berakhlakul karimah. (Ie'ah)