Kajian Kitab Al Hikam di Mushola Al Fairuz KUA Wangon Bahas Maqom Tajrid dan Kasab
Oleh KUA Wangon
Banyumas – Kajian rutin Kitab Al Hikam kembali digelar di Mushola Al Fairuz KUA Wangon. Kajian tersebut diikuti oleh pegawai KUA Wangon sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman keagamaan sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual dalam menjalankan tugas dan kehidupan sehari-hari. Rabu (09/09)
Dalam kajian kali ini, pembahasan difokuskan pada materi maqom tajrid dan kasab. Kedua konsep tersebut mengajarkan bagaimana seorang hamba menempatkan diri secara tepat antara berserah diri kepada Allah SWT dan tetap berusaha secara sungguh-sungguh dalam menjalani kehidupan.
Penyuluh Agama Islam KUA Wangon, Zainur, menjelaskan bahwa tajrid tidak berarti meninggalkan usaha, sementara kasab bukan pula berarti menggantungkan segala sesuatu hanya kepada kemampuan diri sendiri. “Maqom tajrid dan kasab mengajarkan kita untuk memahami posisi diri. Ada saatnya seseorang menjalani kehidupan dengan fokus pada ibadah dan tawakal, namun dalam kondisi lain tetap dituntut untuk berikhtiar secara maksimal,” jelas Zainur.
Sementara itu, Sutiyah menyampaikan bahwa kajian Kitab Al Hikam memberikan banyak pelajaran yang relevan dengan aktivitas sehari-hari para pegawai. “Kajian seperti ini sangat bermanfaat karena mengingatkan kita agar dalam bekerja tetap berusaha dengan baik, tetapi hati tetap bersandar kepada Allah SWT. Usaha dan tawakal harus berjalan bersama,” ungkapnya.
Kajian rutin tersebut diharapkan dapat terus menjadi sarana pembinaan spiritual bagi pegawai KUA Wangon. Melalui pemahaman terhadap ajaran dalam Kitab Al Hikam, para pegawai diharapkan mampu menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat dengan penuh keikhlasan, kesabaran, tanggung jawab, serta senantiasa menyandarkan hasilnya kepada Allah SWT.(srf)
