HUT RI #81

KUA Gumelar Perkuat Kualitas Ibadah Warga Lewat Penyuluhan Tata Cara Sholat di MT Nurul Iman

Oleh HUMAS
SHARE

 

Gumelar – Kantor Urusan Agama (KUA) Gumelar terus berkomitmen meningkatkan pembinaan keagamaan di tengah masyarakat. Melalui Penyuluh Agama Islam, Kambali, KUA Gumelar menggelar kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan bertema "Urgensi dan Tata Cara Pelaksanaan Sholat Lima Waktu" di Majelis Taklim (MT) Nurul Iman, Desa Cihonje, Kecamatan Gumelar. Kamis (27/08)

Kegiatan rutin ini diselenggarakan guna memperdalam pemahaman fiqih ibadah sekaligus memperbaiki kualitas sholat harian para jamaah majelis taklim di wilayah pedesaan.

Dalam pemaparannya, Kambali menegaskan bahwa sholat lima waktu merupakan tiang agama (imadud-din) sekaligus amal ibadah pertama yang akan dihisab pada Hari Kiamat. Selain sebagai sarana komunikasi spiritual hamba dengan Penciptanya, sholat yang didirikan dengan benar juga berfungsi sebagai benteng dari perbuatan keji dan mungkar.

"Penting bagi kita untuk tidak sekadar menjalankan sholat, tetapi juga memastikan syarat dan rukunnya terpenuhi dengan sempurna. Mulai dari keabsahan thaharah (bersuci) hingga tuma'ninah di setiap gerakan," jelas Kambali di hadapan para jamaah.

Adapun pokok materi bimbingan yang disampaikan mencakup:

  • Perbaikan Kaifiyah (Tata Cara) Sholat: Penjelasan detail mengenai rukun qauli (bacaan) dan fi'li (gerakan), tata cara wudhu yang sesuai sunnah, hingga pentingnya kekhusyukan serta pemahaman makna bacaan sholat.

  • Keutamaan Sholat Berjamaah: Ajakkan untuk senantiasa mendirikan sholat tepat waktu dan mengutamakan sholat berjamaah demi meraih keutamaan pahala 27 derajat.

Suasana penyuluhan berlangsung interaktif. Para jamaah tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan seputar permasalahan praktis sehari-hari, seperti hal-hal yang membatalkan wudhu hingga keraguan dalam gerakan sholat.

Melalui kegiatan pembinaan berkala ini, KUA Gumelar berharap kualitas ibadah harian masyarakat Desa Cihonje semakin meningkat, berdisiplin tinggi, serta memancar menjadi kesalehan sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.