HUT RI #81

KUA Wangon Jalin Kerja Sama dengan SMP Muhammadiyah Wangon Cegah Bullying

Oleh KUA Wangon
SHARE

Banyumas — Penyuluh Agama Islam KUA Wangon melakukan kunjungan dan silaturahmi ke SMP Muhammadiyah Wangon sebagai bagian dari upaya memperkuat kerja sama dalam pembinaan remaja, khususnya terkait pencegahan perilaku bullying di lingkungan sekolah. Kegiatan tersebut menjadi ruang komunikasi untuk membangun kepedulian bersama terhadap terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh siswa. Senin (05/10)

Dalam kunjungan tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Wangon, Zainur, menyampaikan bahwa pencegahan bullying membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, baik sekolah, keluarga, maupun masyarakat. Menurutnya, nilai-nilai agama dapat menjadi landasan penting dalam membentuk karakter siswa agar mampu menghargai perbedaan, menjaga ucapan dan perilaku, serta menghindari tindakan yang dapat menyakiti orang lain.

“Bullying bukan sekadar persoalan bercanda atau kenakalan anak-anak, tetapi dapat memberikan dampak terhadap mental dan perkembangan anak. Karena itu, perlu edukasi dan pendampingan secara bersama-sama agar para siswa memahami pentingnya saling menghormati dan menyayangi,” ujar Zainur.

Kepala SMP Muhammadiyah Wangon menyambut baik kunjungan dan rencana kerja sama tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihak sekolah memiliki komitmen untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif serta memberikan perhatian terhadap interaksi antarsiswa. “Kami menyambut baik sinergi dengan KUA Wangon. Edukasi tentang anti bullying sangat penting agar siswa memiliki kesadaran untuk menjaga pergaulan, menghormati teman, dan berani menyampaikan apabila menemukan tindakan bullying,” ungkapnya.

Melalui kerja sama tersebut, KUA Wangon dan SMP Muhammadiyah Wangon diharapkan dapat terus bersinergi dalam memberikan pembinaan keagamaan dan penguatan karakter kepada para siswa. Upaya tersebut diharapkan mampu menumbuhkan budaya sekolah yang saling menghargai, penuh empati, serta bebas dari tindakan perundungan, sehingga generasi muda dapat tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak, percaya diri, dan bertanggung jawab.(srf)