MA Al Ikhsan Beji Gelar Bintek Penyusunan Perangkat Pembelajaran Berbasis Kurikulum Berbasis Cinta

Oleh HUMAS
SHARE

Banyumas – Dalam upaya meningkatkan kualitas pedagogik dan menyelaraskan nilai-nilai kasih sayang dalam proses belajar mengajar, MA Al Ikhsan Beji, Kedungbanteng, menggelar Bimbingan Teknis (Bintek) Penyusunan Perangkat Pembelajaran berbasis Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Kamis (22/01/26)

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menghadirkan narasumber utama, Nurul Hidayah, selaku Pengawas Madrasah dari Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas.

Dalam paparannya, Nurul Hidayah menekankan bahwa KBC bukanlah sekadar administrasi tambahan, melainkan sebuah paradigma. Beliau menjelaskan bahwa guru tidak hanya bertugas mentransfer ilmu (transfer of knowledge), tetapi juga mentransfer nilai (transfer of value) melalui pendekatan yang humanis.

"Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) menitikberatkan pada hubungan emosional yang positif antara guru dan siswa. Jika siswa sudah merasa dicintai dan nyaman, maka materi pelajaran sesulit apa pun akan lebih mudah diterima," ujar Nurul Hidayah di hadapan para guru MA Al Ikhsan Beji.

Bintek ini dirancang untuk membekali guru agar mampu menuangkan nilai-nilai KBC ke dalam perangkat pembelajaran formal. Beberapa poin utama yang dibahas meliputi:

Penyusunan Modul Ajar/RPP: Menyisipkan diksi-diksi yang memotivasi dan membangun kepercayaan diri siswa.

Manajemen Kelas: Menciptakan suasana belajar yang inklusif dan bebas dari tekanan (stigma/bullying).

Asesmen Humanis: Penilaian yang tidak hanya melihat angka, tetapi menghargai proses dan keunikan potensi setiap individu.

Kepala MA Al Ikhsan Beji menyambut baik arahan dari Pengawas Pokjawas tersebut. Menurutnya, penerapan KBC sangat relevan dengan visi madrasah yang ingin mencetak generasi cerdas secara intelektual namun tetap memiliki akhlakul karimah yang lembut.

"Kami ingin guru-guru di MA Al Ikhsan tidak hanya menjadi pengajar, tapi menjadi orang tua kedua bagi siswa. Dengan bimbingan dari Ibu Nurul Hidayah, kami optimis perangkat pembelajaran yang disusun akan jauh lebih bermakna," ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh tenaga pendidik di MA Al Ikhsan Beji dapat segera mengimplementasikan perangkat pembelajaran berbasis KBC pada semester berjalan, sehingga tercipta ekosistem pendidikan yang harmonis dan religius di lingkungan madrasah.