Menjemput Sakinah KUA Gumelar Menanam Benih Surga dalam Rumah Tangga
Oleh HUMAS
Banyumas – Kabar bahagia menyelimuti Desa Gancang. Pasangan berbahagia, Joni dan Haryanti, baru saja melampaui satu langkah krusial menuju mahligai pernikahan melalui program Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Mandiri di KUA Gumelar. Kamis (12/03)
Bukan sekadar prosedur administratif, pertemuan ini menjadi momen kontemplasi mendalam tentang hakikat penyatuan dua hati.
Dibimbing langsung oleh Warto Amirudin, sesi bimbingan kali ini mengangkat tema sentral yang sangat fundamental: “Membangun Rumah Tangga yang Bahagia Dunia dan Akhirat.”
Dalam arahannya, Warto Amirudin menekankan bahwa pernikahan bukan hanya soal menyatukan dua insan di dunia, melainkan sebuah ibadah terpanjang yang tujuannya bermuara hingga ke surga. Beliau memaparkan bahwa kebahagiaan sejati lahir dari keselarasan antara pemenuhan hak-kewajiban lahiriah dan kemantapan spiritualitas.
Selama sesi berlangsung, terdapat tiga poin utama yang ditekankan untuk Joni dan Haryanti:
- Komunikasi yang Ma’ruf: Mengedepankan tutur kata yang baik dan saling menghargai sebagai kunci harmoni.
- Ketahanan Spiritual: Menjadikan nilai-nilai agama sebagai kompas dalam menghadapi setiap badai rumah tangga.
- Visi Akhirat: Menanamkan niat bahwa setiap jerih payah dalam rumah tangga adalah tabungan pahala.
Suasana bimbingan berlangsung hangat dan interaktif. Joni dan Haryanti tampak antusias menyerap bekal berharga ini sebagai modal utama mereka mengarungi bahtera kehidupan yang baru.
Melalui Bimwin Mandiri ini, KUA Gumelar kembali menegaskan komitmennya untuk tidak hanya mencatat pernikahan secara formal, tetapi juga memastikan setiap pasangan memiliki "peta jalan" yang jelas menuju keluarga yang Sakinah, Mawaddah, wa Rahmah.
"Pernikahan adalah akad yang kokoh (Mitsaqon Gholidzo). Mari kita jaga dengan ilmu dan ketakwaan agar ia tak hanya indah di pelaminan, tapi abadi hingga ke jannah-Nya."
