HUT RI #81

Momen Haru Murid Warnai Pelepasan Kepala MTsN 2 Banyumas

M
MTSN2 Banyumas
08 Okt 2026
9x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 08-10-2026 15:34
SHARE

Banyumas – Suasana haru dan penuh kekhidmatan menyelimuti halaman depan MTsN 2 Banyumas. Seluruh murid dari kelas VII, VIII, hingga IX berkumpul bersama jajaran guru dan staf untuk mengikuti rangkaian kegiatan perpisahan mantan Kepala Madrasah, Atik Restusari, yang telah resmi menyelesaikan masa baktinya di periode 2022-2026. Kamis (08/10)

Acara pelepasan ini berlangsung semarak namun tetap terasa hangat. Kegiatan dipimpin langsung oleh pengurus OSIS (Sikembar) Almira-Aura (8A) bertindak sebagai pembawa acara (MC). Sebagai bentuk penghormatan dan perwakilan dari seluruh murid, Ketua OSIS terpilih, Kirana Maheswari, maju untuk menyampaikan salam perpisahan. Dalam penyampaiannya, Kirana mengungkapkan rasa terima kasih mendalam atas kepemimpinan, perhatian, dan keteladanan yang selama ini dicurahkan oleh Atik Restusari kepada seluruh murid.

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Atik Restusari atas segala ilmu, kasih sayang, dan motivasi yang tak pernah putus diberikan kepada kami. Bimbingan dan keteladanan Ibu akan selalu menjadi bekal berharga bagi kami semua untuk melangkah ke depan dan meraih cita-cita," ungkap Kirana Maheswari di hadapan ratusan temannya.

Suasana semakin mengharu biru saat memasuki acara inti, yaitu penyampaian kata-kata perpisahan secara langsung dari Atik Restusari. Di atas panggung utama yang menghadap ke seluruh murid kelas VII sampai IX, ia menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas semangat belajar yang ditunjukkan para siswa selama ini.

"Anak-anakku sekalian yang Ibu cintai, perpisahan ini bukanlah akhir dari hubungan kita, melainkan awal dari perjalanan baru kalian. Ibu menitipkan pesan agar kalian terus belajar dengan tekun, menjaga nama baik madrasah, serta memegang teguh akhlakul karimah di mana pun kalian berada," tutur Atik Restusari dengan nada suara yang bergetar.

Rangkaian acara perpisahan tersebut diakhiri dengan tradisi mushafahah atau bersalaman. Seluruh murid mengular membentuk barisan panjang untuk memberikan penghormatan terakhir dan menyampaikan ucapan terima kasih secara langsung kepada mantan kepala madrasah tercinta.(Ning/twm)