MTs Negeri 3 Banyumas Ambil Peran Strategis dalam Pesta Siaga Kwaran Sumbang 2026

Oleh MTSN3 Banyumas
SHARE

Banyumas - Panitia pelaksana Pesta Siaga Kwartir Ranting Sumbang Tahun 2026 menggelar rapat koordinasi sebagai bagian dari tahapan awal persiapan kegiatan. Rapat ini dihadiri oleh unsur panitia dan perwakilan pihak terkait untuk membahas kesiapan teknis, administrasi, serta dukungan lokasi agar pelaksanaan Pesta Siaga dapat berjalan sesuai perencanaan. Kamis (05/02)

Dalam rapat tersebut, panitia menetapkan MTs Negeri 3 Banyumas sebagai lokasi pelaksanaan Pesta Siaga Kwartir Ranting Sumbang Tahun 2026. Penunjukan ini didasarkan pada pertimbangan strategis, antara lain ketersediaan lahan yang memadai, kelengkapan fasilitas pendukung, serta komitmen madrasah dalam mendukung kegiatan pembinaan kepramukaan di tingkat kwartir ranting.

Rapat dipimpin oleh Tarkam, selaku ketua panitia. Pada kesempatan tersebut, dilakukan pembahasan mendalam terkait struktur kepanitiaan, pembagian tugas masing-masing seksi, serta gambaran umum rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan selama Pesta Siaga berlangsung, sehingga seluruh panitia memiliki acuan kerja yang jelas.

Sebagai tuan rumah, MTs Negeri 3 Banyumas tidak hanya menyediakan lokasi, tetapi juga mengambil peran strategis dalam kepanitiaan, khususnya pada seksi tempat, perlengkapan, dan sarana prasarana. Peran ini menuntut kesiapan yang matang karena berkaitan langsung dengan penataan lokasi kegiatan, arus peserta, serta kelancaran teknis di lapangan.

Seksi tempat, perlengkapan, dan sarana prasarana dikoordinatori oleh Kepala Tata Usaha MTs Negeri 3 Banyumas, Ali Munif, bersama tim panitia. Dalam rapat tersebut dibahas kebutuhan sarana pendukung, pengaturan area kegiatan, hingga skema pemenuhan perlengkapan agar pelaksanaan Pesta Siaga dapat berlangsung aman, nyaman, dan tertib.

Melalui rapat koordinasi ini, panitia berharap seluruh persiapan Pesta Siaga Kwartir Ranting Sumbang Tahun 2026 dapat berjalan terencana dan terukur. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang pertemuan Pramuka Siaga, tetapi juga sarana pembinaan karakter, kreativitas, dan kebersamaan yang berdampak positif bagi peserta dan satuan pendidikan yang terlibat.(HumasMTsN3)