Paguyuban Penyuluh Agama Islam PPPK 2025 Banyumas Gelar Pertemuan Perdana di Somagede

Oleh HUMAS
SHARE

Banyumas – Mengawali langkah baru di tahun 2026, Paguyuban Penyuluh Agama Islam PPPK angkatan tahun 2025 Kabupaten Banyumas menyelenggarakan pertemuan perdana. Bertempat di KUA Somagede, acara ini menjadi momentum krusial bagi para penyuluh untuk memperkuat sinergi dan profesionalisme kerja. Rabu (28/01)

Kegiatan dibuka dengan khidmat melalui Tadarus bersama yang dipimpin oleh KH. Achmad Ubaidillah. Mengusung tema "Pembinaan dan Sosialisasi EPA bagi Penyuluh Agama Islam", pertemuan ini dihadiri langsung oleh koordinator penyuluh PPPK angkatan 2025 dari seluruh wilayah Kabupaten Banyumas.

Ketua Paguyuban, Gus Khoironi Rosyid, dalam sambutannya memberikan pesan mendalam mengenai transformasi mentalitas kerja. Beliau menegaskan bahwa status sebagai ASN PPPK harus dibarengi dengan perubahan kualitas kinerja yang lebih baik dibandingkan saat masih berstatus honorer.

Kepala KUA Somagede, Fairuz Mustafiq, menyambut hangat kehadiran para peserta. Selain memberikan ucapan selamat datang, beliau mengapresiasi terbentuknya paguyuban ini.
"Terus jaga kekompakan dan kebersamaan. Soliditas antar penyuluh adalah kunci keberhasilan program keagamaan di masyarakat," ujar Fairuz.

Memasuki acara inti, Kasi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Agus Setiawan, memberikan pembinaan strategis kepada seluruh jajaran yang hadir. Dalam arahannya, beliau menekankan dua poin utama bagi penyuluh masa kini, yaitu kewajiban untuk memiliki inovasi dan terobosan dalam menjalankan tugas pokok serta fungsi (tupoksi). Selain itu, beliau juga menggarisbawahi pentingnya literasi digital dengan mendorong keaktifan penyuluh dalam menulis berita, agar setiap kabar baik mengenai kegiatan KUA terus dipublikasikan secara masif atau "dilangitkan".

Sebagai penutup rangkaian acara, Hariyanto, memberikan sosialisasi teknis mengenai tata cara pengisian Electronic Performance Agreement (EPA). Sosialisasi ini bertujuan agar para penyuluh tertib secara administrasi dan mampu melaporkan kinerjanya secara digital dengan akurat.

Acara berlangsung produktif dan ditutup dengan antusiasme tinggi dari seluruh peserta yang hadir, menandai semangat baru bagi penyuluh agama Islam di Kabupaten Banyumas.
(Nur¥)