Pegawai KUA Wangon Penghafal Al-Quran Pimpin Doa Setelah Ijab Qobul
Oleh KUA Wangon
Banyumas — Suasana khidmat mewarnai pelaksanaan akad nikah di Kantor Urusan Agama (KUA) Wangon. Setelah prosesi ijab qobul dinyatakan sah, salah seorang pegawai KUA Wangon yang memiliki hafalan Al-Qur’an, Latif, dipercaya untuk memimpin doa bagi kedua mempelai. Doa tersebut menjadi bagian dari rangkaian pelayanan keagamaan yang diberikan KUA kepada masyarakat. Rabu (30/09)
Penghulu KUA Wangon menyampaikan bahwa doa setelah akad nikah merupakan momentum penting untuk memohon keberkahan dan kebaikan bagi pasangan pengantin dalam menjalani kehidupan rumah tangga. Keberadaan pegawai yang memiliki kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an turut mendukung suasana religius dalam setiap pelaksanaan akad nikah.
“Kami memberikan kesempatan kepada pegawai yang memiliki hafalan Al-Qur’an untuk memimpin doa setelah ijab qobul. Harapannya, doa yang dipanjatkan menjadi wasilah bagi kedua mempelai agar mendapatkan keberkahan, ketenteraman, dan kemudahan dalam membangun keluarga sakinah,” ungkap Penghulu KUA Wangon.
Latif, pegawai KUA Wangon yang dipercaya memimpin doa, mengatakan bahwa kesempatan tersebut merupakan amanah sekaligus bentuk pengabdian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia berharap doa yang dipanjatkan dapat menjadi pengingat bagi kedua mempelai agar senantiasa menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan berumah tangga.
“Saya merasa ini merupakan amanah. Setelah ijab qobul, kita bersama-sama memohon kepada Allah SWT agar pasangan pengantin diberikan keluarga yang sakinah, penuh mawaddah wa rahmah, diberikan keturunan yang saleh dan salehah, serta senantiasa istiqamah dalam menjalankan ajaran Al-Qur’an,” tutur Latif.
Pelayanan akad nikah di KUA Wangon tidak hanya menekankan aspek administrasi dan keabsahan pencatatan pernikahan, tetapi juga menghadirkan nuansa pembinaan keagamaan. Pelibatan pegawai yang memiliki kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an dalam memimpin doa menjadi salah satu upaya menghadirkan pelayanan yang religius, sekaligus memberikan doa dan nasihat spiritual bagi pasangan yang mengawali kehidupan rumah tangga.(srf)
