Pemantauan Pembelajaran Inklusi di MI Maarif NU Ciberem Sumbang
Oleh HUMAS
Banyumas - Pengawas Madrasah Kecamatan Sumbang melaksanakan kegiatan pemantauan pembelajaran inklusi di MI Ma’arif NU Ciberem, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Agama Kabupaten Banyumas dalam memastikan layanan pendidikan inklusif berjalan optimal di madrasah yang telah ditetapkan sebagai Madrasah Inklusi. Selasa (03/02)
MI Ma’arif NU Ciberem merupakan salah satu Madrasah Ibtidaiyah Inklusi di bawah naungan Kemenag Kabupaten Banyumas. Saat ini, madrasah tersebut melayani sebanyak 24 Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK) yang tersebar di beberapa kelas. Setiap kelas terdapat anak berkebutuhan khusus dengan ragam kondisi, antara lain tuna daksa (disabilitas fisik), tuna wicara, tuna rungu, down syndrome (kelainan genetik), low vision (gangguan penglihatan), slow learner (lambat berpikir) yang jumlahnya paling dominan, serta anak dengan karakter hiperaktif.
Dalam pelaksanaan pembelajaran, peserta didik berkebutuhan khusus belajar bersama dengan peserta didik reguler dalam suasana kelas inklusif, didampingi oleh Guru Pendamping Khusus (GPK). Selain pembelajaran di kelas reguler, madrasah juga menyediakan layanan pendampingan khusus di ruang sumber. Kegiatan di ruang sumber disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing PDBK, di antaranya pengenalan warna bagi peserta didik slow learner, latihan membaca dan berhitung, kegiatan meronce untuk melatih fokus dan motorik anak hiperaktif, serta berbagai aktivitas lain yang dirancang sesuai karakteristik dan kebutuhan peserta didik.
Kepala MI Ma’arif NU Ciberem, Darsiti, menyampaikan bahwa keberhasilan pembelajaran inklusi sangat membutuhkan kerja sama yang baik dari berbagai pihak. Madrasah secara aktif menjalin sinergi dengan wali murid PDBK, Lembaga SOINA (Special Olympics Indonesia) sebagai organisasi yang menyelenggarakan pelatihan dan kompetisi bagi penyandang disabilitas intelektual guna meningkatkan kepercayaan diri dan kesehatan fisik peserta didik, serta bekerja sama dengan psikolog dari RS Ananda dan RS Banyumas untuk layanan terapi dan pemeriksaan dini.
Pengawas Madrasah Kecamatan Sumbang mengapresiasi komitmen MI Ma’arif NU Ciberem dalam memberikan layanan pendidikan yang ramah, inklusif, dan berkeadilan bagi seluruh peserta didik. Pembelajaran inklusi di madrasah ini dijalankan dengan penuh dedikasi, sesuai dengan moto yang menjadi semangat bersama, yaitu “Mengajar dengan panggilan jiwa.”(Ie'ah)
