Penyuluh Dorong Catin Wujudkan Sakinah dalam Ikatan Rumah Tangga
Oleh KUA JATILAWANG
Jatilawang - Kantor Urusan Agama (KUA) Jatilawang bersama Penyuluh Agama Islam terus berkomitmen memberikan pembinaan kepada calon pengantin melalui kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya membekali calon pengantin agar mampu membangun kehidupan rumah tangga yang harmonis, penuh kasih sayang, dan berlandaskan nilai-nilai agama. Rabu (09/09)
Bimwin dilaksanakan sebagai bagian dari pelayanan dan pembinaan KUA kepada calon pengantin (catin) yang akan memasuki kehidupan berumah tangga. Dalam kegiatan tersebut, calon pengantin mendapatkan pemahaman mengenai hak dan kewajiban suami istri, komunikasi dalam keluarga, pengelolaan kehidupan rumah tangga, serta pentingnya membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.
Penyuluh Agama Islam turut memberikan penguatan keagamaan agar calon pengantin memahami bahwa pernikahan bukan sekadar menyatukan dua insan, tetapi juga merupakan amanah dan ibadah. Karena itu, setiap pasangan perlu membangun rumah tangga dengan saling menghormati, memahami, menjaga komunikasi, dan menyelesaikan persoalan dengan bijaksana.
Melalui Bimwin, KUA dan Penyuluh berharap calon pengantin memiliki kesiapan secara pengetahuan, mental, spiritual, dan sosial sebelum memasuki kehidupan pernikahan. Bekal tersebut diharapkan menjadi fondasi kuat dalam menghadapi berbagai dinamika rumah tangga.
Sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Ar-Rum ayat 21 yang artinya “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu pasangan dari jenismu sendiri agar kamu merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang.”
Dengan pembinaan yang berkelanjutan, KUA Jatilawang bersama Penyuluh Agama Islam berupaya menghadirkan keluarga-keluarga yang tidak hanya kokoh secara sosial, tetapi juga kuat dalam nilai keagamaan.
Wujudkan sakinah dalam ikatan rumah tangga: menikah dengan kesiapan, menjalani dengan kesetiaan, dan membangun keluarga dengan kasih sayang serta ketakwaan.
