Penyuluh KUA Gumelar Tanamkan Kecintaan Al-Quran bagi Generasi Muda Desa Cihonje

Oleh HUMAS
SHARE

Banyumas – Penyuluh Agama Islam KUA Gumelar terus bergerak melakukan pendampingan spiritual di wilayah pedesaan. Kali ini, upaya penguatan karakter dilakukan melalui Bimbingan Penyuluhan (Bimluh) keagamaan yang menyasar santri dan jamaah di MT Sifaul Qulub, Desa Cihonje. Rabu (04/02)

Mengusung tema besar "Mencintai Al-Qur'an", kegiatan ini dirancang sebagai investasi spiritual jangka panjang bagi masyarakat. Penyuluh Agama Islam menekankan bahwa cinta kepada kitab suci harus diwujudkan dalam empat langkah nyata:

  • Literasi Al-Qur'an: Mendorong perbaikan kualitas tajwid dan kelancaran membaca agar sesuai dengan kaidah yang benar.

  • Tadabbur (Pemahaman Makna): Memberikan wawasan bahwa mencintai Al-Qur'an berarti berusaha menyelami pesan-pesan mendalam yang terkandung di dalamnya.

  • Implementasi Akhlak: Menekankan bahwa bukti tertinggi cinta kepada Al-Qur'an adalah praktik nyata akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari.

  • Pembiasaan Diri: Mengajak jamaah untuk mentransformasi aktivitas membaca Al-Qur'an menjadi kebutuhan harian yang dinanti, bukan sekadar kewajiban saat pengajian.

Penanaman rasa cinta terhadap Al-Qur'an dinilai sangat krusial di tengah gempuran arus informasi digital saat ini. Bagi warga di lingkungan pedesaan seperti Cihonje, nilai-nilai Al-Qur'an berfungsi sebagai filter moral yang kuat untuk menjaga kearifan lokal yang religius agar tetap lestari.

Selain fokus pada edukasi, kegiatan bimluh ini juga menjadi sarana memperkuat silaturahmi antara aparatur agama dari KUA dengan tokoh masyarakat dan warga di tingkat RW. Komunikasi yang harmonis ini diharapkan dapat menjaga kondusivitas serta kerukunan umat beragama di wilayah Kecamatan Gumelar.