HUT RI #81

Penyuluh KUA Sokaraja Laksanakan Penyuluhan Kajian Al-Quran Rutin Bersama Jamaah MT Baitul Hikmah Perum Karen Indah 1

Oleh KUA Sokaraja
SHARE

Banyumas — Dalam rangka meningkatkan pemahaman, penghayatan, dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Sokaraja melaksanakan kegiatan Bimbingan Penyuluhan Kajian Al-Qur’an rutin bersama jamaah Majelis Taklim (MT) Baitul Hikmah Perum Karen Indah 1. Sabtu (19/09)

Kegiatan tersebut menghadirkan Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Sokaraja, Akhmad Arifudin, sebagai petugas sekaligus pembimbing kegiatan.

Kegiatan diawali dengan muroja’ah Asmaul Husna, dilanjutkan dengan pembacaan dan tadabbur QS. Al-Baqarah ayat 177–187. Selanjutnya, jamaah mengikuti kajian secara lebih mendalam mengenai QS. Al-Baqarah ayat 183–186, khususnya pesan-pesan Al-Qur’an tentang kewajiban berpuasa, ketakwaan, kedekatan seorang hamba dengan Allah SWT, serta pentingnya doa dan kesungguhan dalam menjalani kehidupan.

Dalam penyampaiannya, Akhmad Arifudin menekankan bahwa mempelajari Al-Qur’an hendaknya tidak berhenti pada kemampuan membaca, tetapi harus dilanjutkan dengan memahami pesan, menghayati kandungannya, dan mengamalkannya dalam kehidupan nyata.

Salah satu ayat yang menjadi landasan penting dalam kajian adalah firman Allah SWT yang artinya “Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183). Ayat tersebut memberikan motivasi bahwa ibadah bukan sekadar rutinitas, melainkan sarana pembentukan karakter dan peningkatan kualitas ketakwaan kepada Allah SWT.

Sementara itu, dalam QS. Al-Baqarah ayat 186, Allah SWT memberikan penguatan spiritual yang sangat mendalam: “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat.”Pesan tersebut menjadi motivasi bagi jamaah untuk tidak pernah merasa jauh dari pertolongan Allah. Setiap doa, harapan, kesulitan, dan ikhtiar seorang hamba senantiasa berada dalam pengetahuan Allah SWT.

Kegiatan kajian juga mengingatkan jamaah terhadap kandungan QS. Al-Baqarah ayat 177, bahwa kebajikan tidak hanya diwujudkan melalui aspek ibadah ritual, tetapi juga melalui keimanan yang kokoh, kepedulian sosial, menolong sesama, menepati janji, serta kesabaran dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.

Dengan demikian, kajian Al-Qur’an diharapkan mampu melahirkan perubahan nyata dalam kehidupan jamaah, baik dalam peningkatan kualitas ibadah, pembentukan akhlak, keharmonisan keluarga, maupun kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

Akhmad Arifudin juga mengajak jamaah untuk menjadikan majelis taklim sebagai ruang untuk belajar, memperbaiki diri, memperkuat ukhuwah, dan membangun semangat beramal.
Rasulullah SAW bersabda yang artinya “Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari). Hadis tersebut menjadi motivasi agar semangat belajar Al-Qur’an terus dijaga. Sebab, setiap langkah menuju majelis ilmu merupakan bagian dari ikhtiar untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memperbaiki kualitas kehidupan.

Kegiatan rutin bersama MT Baitul Hikmah Perum Karen Indah 1 ini diharapkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Penyuluh Agama Islam KUA Sokaraja dalam menghadirkan dakwah yang mencerahkan, membina, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Melalui pembinaan yang dilakukan secara rutin dan berkesinambungan, nilai-nilai Al-Qur’an diharapkan semakin membumi dalam kehidupan jamaah sehingga lahir keluarga yang religius, masyarakat yang peduli, serta generasi yang menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertindak.

“Mari jadikan Al-Qur’an bukan hanya bacaan di lisan, tetapi cahaya yang menerangi hati, membimbing perilaku, dan menggerakkan kita untuk menghadirkan kebaikan bagi sesama.”