HUT RI #81

Penyuluh KUA Sumbang Bekali Catin Menuju Keluarga Sakinah Melalui Bimwin

Oleh HUMAS
SHARE


Sumbang — Kantor Urusan Agama (KUA) Sumbang melaksanakan kegiatan Bimbingan Perkawinan bagi Calon Pengantin (Bimwin) yang diikuti oleh 4 pasang calon pengantin. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya KUA Sumbang dalam memberikan pembekalan kepada calon pasangan suami istri agar memiliki kesiapan yang matang dalam membangun rumah tangga. Rabu (26/08)

Kegiatan bimbingan disampaikan oleh Alfiatun, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Sumbang. Dalam penyampaiannya, calon pengantin diberikan pemahaman mengenai pentingnya membangun keluarga yang berlandaskan nilai-nilai agama, saling menghormati, serta memiliki komunikasi yang baik antara suami dan istri.

Materi bimbingan juga menekankan pentingnya kesiapan mental, spiritual, dan sosial dalam menghadapi kehidupan berumah tangga. Para calon pengantin diajak memahami bahwa pernikahan bukan hanya tentang menyatukan dua insan, tetapi juga merupakan ibadah dan amanah yang membutuhkan tanggung jawab dari kedua belah pihak.

Alfiatun menyampaikan bahwa kehidupan rumah tangga membutuhkan kesabaran, keterbukaan, komunikasi, dan komitmen untuk saling menjaga. Perbedaan karakter antara suami dan istri merupakan hal yang wajar sehingga perlu dihadapi dengan sikap bijaksana dan mengedepankan musyawarah.

“Pernikahan adalah ibadah sekaligus perjalanan panjang. Karena itu, calon pengantin perlu mempersiapkan diri, bukan hanya secara administratif, tetapi juga secara agama, mental, dan emosional agar mampu membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah,” pesan Alfiatun kepada para peserta.

Kegiatan berlangsung dengan suasana interaktif. Para calon pengantin diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan berbagai hal yang perlu dipersiapkan sebelum memasuki kehidupan rumah tangga.

Melalui kegiatan Bimbingan Perkawinan ini, KUA Sumbang berharap para calon pengantin semakin memahami hak dan kewajiban masing-masing serta mampu membangun keluarga yang harmonis, mandiri, dan berlandaskan ajaran Islam. Bimbingan tersebut diharapkan menjadi bekal awal bagi keempat pasangan untuk mewujudkan kehidupan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.