HUT RI #81

Penyuluh Purwokerto Barat Dampingi Calon Mustahik Usaha Warung Klontong

Oleh KUA Purwokerto Barat
SHARE

Purwokerto — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Purwokerto Barat, Khanifudin, melakukan pendampingan kepada calon mustahik produktif BAZNAS Provinsi Jawa Tengah. Pendampingan tersebut menyasar warga Kelurahan Karanglewas Kidul yang memiliki usaha warung kelontong. Selasa (08/09)

Kegiatan pendampingan dilaksanakan di Perumahan Griya Satria Mandalatama, Purwokerto. Pendampingan dilakukan sebagai bagian dari upaya mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha produktif bagi calon penerima manfaat zakat.

Dalam kesempatan tersebut, Khanifudin memberikan arahan dan motivasi kepada calon mustahik agar usaha warung kelontong yang dijalankan dapat dikelola secara lebih baik dan berkembang secara berkelanjutan.

Menurut Khanifudin, program bantuan usaha produktif tidak hanya berkaitan dengan pemberian bantuan modal, tetapi juga membutuhkan pendampingan agar penerima manfaat mampu mengembangkan usahanya secara mandiri.

“Pendampingan ini penting agar bantuan yang nantinya diterima dapat dimanfaatkan secara tepat untuk mengembangkan usaha, sehingga ke depan calon mustahik dapat meningkatkan kesejahteraan keluarganya,” ujarnya.

Ia juga mendorong calon mustahik untuk memiliki komitmen dalam mengelola usaha, mulai dari pencatatan keuangan sederhana, pengelolaan stok barang, hingga meningkatkan pelayanan kepada pelanggan.

Pendampingan tersebut diharapkan dapat memberikan bekal kepada calon mustahik untuk mengembangkan usaha warung kelontong secara lebih profesional. Dengan demikian, bantuan zakat produktif yang diberikan BAZNAS Provinsi Jawa Tengah dapat memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi peningkatan kemandirian ekonomi penerima manfaat.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari peran Penyuluh Agama Islam dalam memberikan pendampingan sosial dan pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam mendorong pemanfaatan dana zakat untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi umat. (is)