Perkuat Kualitas Ibadah Warga, Penyuluh KUA Gumelar Edukasi Adab Doa Setelah Sholat di MT Hijrotunnisa Cihonje
Oleh HUMAS
Gumelar – Kantor Urusan Agama (KUA) Gumelar terus berkomitmen memperkuat fondasi keagamaan masyarakat di wilayah pedesaan melalui program bimbingan dan penyuluhan (bimluh) secara berkala. Kali ini, Penyuluh Agama Islam KUA Gumelar, Kambali, menggelar kajian keagamaan bersama jamaah Majelis Taklim (MT) Hijrotunnisa, RW 08 Desa Cihonje, Kecamatan Gumelar. Selasa (29/09)
Mengangkat materi seputar Doa Setelah Sholat, kegiatan penyuluhan ini menjadi bagian dari upaya rutin KUA Gumelar dalam meningkatkan pemahaman spiritual serta kualitas ibadah harian warga setempat.
Dalam pemaparannya, Kambali menjelaskan beberapa poin penting terkait keutamaan dan tuntunan berdoa seusai melaksanakan sholat fardu:
-
Makna dan Kedudukan Doa
Jamaah diingatkan bahwa waktu sesudah sholat fardu merupakan salah satu momen yang sangat utama (mustajab) untuk memanjatkan permohonan kepada Allah SWT.
-
Adab Berdoa yang Benar
Penyuluh membimbing tata cara berdoa sesuai tuntunan, diawali dengan mengagungkan nama Allah (tahmid), membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, serta menghadirkan kerendahan hati dan kekhusyukan dalam memohon.
-
Tuntunan Bacaan Dzikir dan Doa
Jamaah diajak untuk merutinkan bacaan dzikir serta lafaz doa pilihan yang bersumber dari Al-Qur'an dan Hadis, seperti doa keselamatan dunia-akhirat, permohonan ampunan bagi orang tua, hingga pemeliharaan keteguhan iman.
-
Integrasi Ibadah dalam Kehidupan Sehari-hari
Penyuluhan ini menekankan agar kebiasaan berdoa tidak sekadar berhenti di lisan, melainkan diresapi sebagai kesadaran spiritual untuk mengamalkan nilai-nilai kebaikan sholat dalam kehidupan bermasyarakat di Desa Cihonje.
Melalui pendampingan yang intensif dan komunikatif ini, KUA Gumelar berharap tradisi majelis taklim di tingkat RW terus hidup dan menjadi wadah efektif dalam membina moralitas serta spiritualitas umat secara berkesinambungan.
