Perkuat Pondasi Keimanan, Penyuluh KUA Bekali WBP dengan Al-Quran dan Sholawat
Oleh KUA Purwokerto Barat
Purwokerto — Upaya memperkuat pembinaan mental dan spiritual bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) terus dilakukan. Penyuluh Agama Islam KUA Purwokerto Barat, Iswanto, bersama Penyuluh dari beberapa KUA lainnya, melaksanakan kegiatan pembinaan keagamaan di Lapas Narkotika Kelas IIB Purwokerto, Kamis (27/08).
Mengusung semangat “Kemenag Berdampak”, kegiatan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk memperkuat pondasi keimanan para WBP melalui pembelajaran Al-Qur’an, lantunan sholawat, serta penguatan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kegiatan tersebut, Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Banyumas memberikan bimbingan keagamaan sebagai bekal sarana pendukung bagi WBP dalam meningkatkan interaksi dengan Al-Qur’an. Selain itu, lantunan Sholawat Nabi menjadi bagian penting dalam membangun suasana religius, menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, serta menghadirkan ketenangan batin.
Pembinaan keagamaan ini diharapkan tidak hanya memberikan tambahan pengetahuan agama, tetapi juga menjadi momentum bagi para WBP untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki diri. Dengan pondasi keimanan yang semakin kuat, mereka diharapkan mampu menjalani masa pembinaan dengan penuh kesabaran, optimisme, dan tekad untuk kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.
ASN Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Banyumas berkomitmen untuk terus hadir memberikan layanan dan pendampingan keagamaan kepada masyarakat, termasuk kelompok binaan yang berada di lingkungan pemasyarakatan. Kehadiran penyuluh diharapkan dapat memberikan dampak nyata melalui penguatan nilai-nilai spiritual, pembentukan karakter, serta peningkatan kualitas kehidupan beragama.
Melalui sinergi antara Kementerian Agama Kabupaten Banyumas dan Lapas Narkotika Kelas II B Purwokerto, pembinaan keagamaan diharapkan terus berkembang secara berkelanjutan, sehingga semakin banyak WBP yang mendapatkan manfaat dan menjadikan nilai-nilai agama sebagai bekal dalam menata masa depan. (is)
