Siswa MTs SA Raudhotut Tholibin Raih Prestasi di Kejurcab V Pagar Nusa Banyumas 2026

Oleh HUMAS
SHARE

Banyumas - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa siswi dari MTs SA Raudhotut Tholibin dalam ajang bergengsi Kejuaraan Cabang (Kejurcab) V Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa Kabupaten Banyumas. Perhelatan yang berlangsung selama dua hari di GOR Canduk, Kecamatan Lumbir, ini menjadi saksi ketangguhan dan dedikasi para atlet muda dalam melestarikan seni bela diri asli Nusantara tersebut. Senin (02/02)

Dalam kompetisi yang diikuti oleh ratusan pesilat se-Kabupaten Banyumas ini, perwakilan ekstrakurikuler Pagar Nusa MTs SA Raudhotut Tholibin berhasil membawa pulang medali di dua kategori berbeda. Pada kategori seni, pasangan Ananda Hasna Nuzulussakinah dan Anastasya Velika sukses meraih Juara 2 Jurus Baku Pagar Nusa Berpasangan. Gerakan yang sinkron serta power yang stabil membuat keduanya berhasil menyisihkan rival-rival tangguh dan mengamankan podium kedua dengan medali perak.

Tak hanya di kategori seni, prestasi juga lahir dari kategori tanding. Muhammad Muiz Rohman, yang turun di Kelas H Pra Remaja Putra, tampil gigih menghadapi lawan-lawannya. Meski persaingan di kelas berat ini sangat ketat, Muiz berhasil menunjukkan teknik dan mental juara hingga akhirnya keluar sebagai Juara 3 dan berhak atas medali perunggu. Keberhasilan ini membuktikan bahwa pembinaan fisik dan teknik di lingkungan sekolah berjalan dengan sangat efektif.

Kejuaraan yang berlangsung selama dua hari penuh ini menuntut stamina dan konsentrasi tinggi dari para atlet. Selama jalannya pertandingan, para siswa didampingi oleh tim pelatih yang memberikan dukungan moral dari pinggir gelanggang. Semangat juang yang ditunjukkan oleh Hasna, Anastasya, dan Muiz menjadi inspirasi bagi rekan-rekan mereka di sekolah untuk terus menekuni kegiatan ekstrakurikuler dengan serius dan disiplin.

Sebelum rombongan bertolak kembali ke sekolah, Mujib selaku pelatih Pagar Nusa memberikan arahan dan evaluasi singkat kepada para atlet. Dalam pesannya, Mujib menekankan bahwa kemenangan ini bukanlah akhir, melainkan langkah awal untuk jenjang yang lebih tinggi. Ia meminta para siswa untuk tetap rendah hati, tidak cepat berpuas diri, dan semakin giat berlatih demi menghadapi kejuaraan-kejuaraan mendatang. "Prestasi ini adalah bonus dari kedisiplinan kalian, tetaplah menjadi santri yang berakhlakul karimah dan kuat secara fisik," pungkasnya.