Tanamkan Nilai Akhlakul Karimah, MA Al Falah Jatilawang Biasakan Kajian Kitab Kuning Tiap Pagi

Oleh MA AL FALAH JATILAWANG
SHARE

Banyumas – MA Al Falah Jatilawang terus berkomitmen menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah kepada siswa melalui kegiatan kajian kitab kuning. Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin setiap pagi hari sebelum pembelajaran dimulai, yakni pada hari Senin hingga Kamis. Kajian tersebut menjadi bagian dari program pembiasaan keagamaan madrasah dalam membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia.

Kajian kitab kuning ini dilaksanakan di lingkungan MA Al Falah Jatilawang dan diikuti oleh seluruh siswa serta didampingi oleh para guru. Kitab-kitab yang dikaji berisi ajaran dasar akhlak, adab, dan nilai-nilai keislaman yang aplikatif dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, siswa diajak memahami ajaran Islam secara mendalam dan kontekstual.

Pelaksanaan kajian dilakukan dengan metode pembacaan teks kitab, penjelasan makna, serta diskusi singkat yang interaktif. Kegiatan ini dipandu oleh Ust. Ahmad Fauzi selaku guru kajian kitab kuning. Ia menyampaikan, “Kajian ini tidak hanya bertujuan agar siswa memahami isi kitab, tetapi juga agar mereka mampu mengamalkan nilai-nilai akhlak dalam sikap dan perilaku sehari-hari.”

Selain sebagai sarana pendalaman keilmuan agama, kajian kitab kuning juga menjadi media pembinaan kedisiplinan dan pembiasaan positif bagi siswa. Kegiatan yang dilaksanakan secara rutin setiap pagi ini melatih siswa untuk datang tepat waktu dan memulai aktivitas dengan kegiatan yang bernilai ibadah. Suasana pagi madrasah pun menjadi lebih religius dan kondusif untuk pembelajaran.

Pengasuh Pondok Pesantren Mangunsari Al Falah, KH. Ahmad Sobri, turut mengapresiasi pembiasaan kajian kitab kuning yang dilaksanakan di MA Al Falah Jatilawang. Menurutnya, keterlibatan siswa dan guru dalam ngaji kitab kuning menunjukkan kepedulian madrasah dalam menjaga tradisi keilmuan Islam.

“Di tengah perkembangan zaman, siswa masih diajak meluangkan waktu untuk duduk bersama membuka kitab dan mempelajari adab serta akhlak. Ini adalah langkah penting dalam membentuk generasi yang berilmu sekaligus berakhlak,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Yayasan MA Al Falah Jatilawang, KH. Maulana Ahmad Hasan, menyampaikan bahwa kegiatan kajian kitab kuning merupakan bentuk kesungguhan madrasah dalam pendidikan karakter. Ia menilai kebiasaan ngaji kitab kuning bersama menjadi ruang pembelajaran nilai keteladanan dan kebersamaan. 

“Ngaji kitab kuning bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian dari upaya menanamkan nilai keikhlasan, adab, dan kepedulian. Ketika siswa dan guru bersama-sama meluangkan waktu untuk belajar kitab, di situlah nilai keberkahan dan karakter mulia ditumbuhkan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala MA Al Falah Jatilawang, H. Amir Mahmud, menegaskan bahwa kajian kitab kuning merupakan langkah strategis dalam membangun karakter religius siswa.

“Kami ingin nilai-nilai akhlakul karimah tidak hanya dipelajari, tetapi dibiasakan dan menjadi budaya di madrasah. Pembiasaan positif yang dilakukan secara konsisten akan membentuk pribadi siswa yang berintegritas dan berakhlak mulia,” ujarnya.

Melalui kegiatan kajian kitab kuning setiap pagi ini, MA Al Falah Jatilawang berharap siswa tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kepribadian yang santun, beretika, dan berlandaskan nilai-nilai Islam. Ke depan, madrasah berkomitmen terus mencetak generasi yang berilmu, beriman, dan berakhlakul karimah.