Kiprah Penyuluh Dalam Pemberdayaan Masyarakat
Oleh penyuluh
Penyuluh adalah Agent of Change Dimanapun ia berada. Hampir semua penyuluh berperan aktif dalam kegiatan di masyarakat baik kegiatan pembangunan, kegiatan keagamaan maupun kegiatan pemberdayaan ekonomi. seperti yang dilakukan oleh penyuluh Faidus Sa’ad yang aktif dalam kegiatan program PNPM sejak awal munculnya program PNPM tahun 2015 sampai dengan sekarang. Bahkan Sebelum menjadi PNS beliau menjadi konsultan fasilitator PNPM Mandiri Perkotaan.
Seperti yang dilakukannya kemarin pada tanggal 10 Februari 2022 ya selaku koordinator BKM Mitra Sejahtera, ia memimpin rapat laporan akhir tahun yang biasa dalam istilah PNPM disebut dengan Rembug Warga Tahunan (RWT) yang diadakan di Pantai. Hadir dalam Rapat Internal seluruh anggota BKM, Sekretaris dan Unit Pengelola yang berjumlah 11 orang.
Dalam sambutannya, koordinator yang juga seorang Penyuluh Agama Islam Kabupaten Banyumas menyampaikan bahwa tahun 2017 sampai dengan sekarang, badan keswadayaan masyarakat (BKM) ini sudah tidak menerima Dana bantuan langsung Masyarakat (BLM) dari pemerintah sehingga hanya mengelola dana UPL Ups dan UPK yang dikelola dengan produktif.
Saat ini dana yang dikelola oleh BKM sebesar Rp.549.902.600.00 dengan hasil guliran tahun 2021 sebesar 30 juta rupiah, turun jauh dibanding tahun-tahun sebelumnya yang mencapai 62 juta rupiah setahun.. Penghasilan dari BKM ini dikembalikan kepada masyarakat untuk kegiatan sosial dan juga lingkungan, untuk operasional BKM sekitar 50% dari total penghasilan. Unit Pengelola Keuangan dalam laporannya yang disampaikan oleh sdr Setyani menyampaikan alasan kenapa pendapatan BKM menurun drastis, yaitu karena banyak anggotanya yang tidak ngangsur pinjaman karena alasan PPKM.
Selanjutnya untuk mengatasi kemacetan angsuran ini BKM membentuk tim penagihan/pendampingan para debitor yang macet. (Edo)
