Perkuat Ekosistem ZIS, BAZNAS Banyumas Gelar Sosialisasi Pembentukan UPZ KUA se-Kabupaten Banyumas
Oleh KUA kebasen
Banyumas – BAZNAS Kabupaten Banyumas menggelar acara Sosialisasi Pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) KUA se-Kabupaten Banyumas yang bertempat di Rumah Makan Putri Gunung, Baturraden. Acara ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Banyumas, Kepala KUA se-Kabupaten Banyumas, perwakilan BSI, BPJS Ketenagakerjaan, serta para Duta Zakat BAZNAS. Jumat (18/09)
Dalam kesempatan tersebut, Kepala KUA Kebasen, Slamet Rijanto, mewakili penerimaan Surat Keputusan (SK) UPZ KUA sebagai bentuk resminya penguatan peran KUA dalam optimalisasi pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di wilayah kerja masing-masing.
Acara diawali dengan pembukaan (pembacaan Basmallah), menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan pembacaan doa yang dipimpin oleh Abdul Qodir.
Ketua BAZNAS Kabupaten Banyumas, Khasanatul Mufidah, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kakankemenag Banyumas atas izin dan dukungannya sehingga kegiatan ini dapat terlaksana. Beliau juga menyampaikan penyerahan bantuan stimulan sarana dan prasarana kemaslahatan umat, di antaranya: Bantuan AC untuk 1 Kantor Urusan Agama (KUA), Bantuan 5 titik senilai total Rp25.000.000,- untuk madrasah, dan Bantuan alat Theodolit (teropong) untuk Kemenag.
Khasanatul Mufidah berharap dengan dibentuknya UPZ di setiap KUA, dapat terbangun ekosistem yang solid dalam penggalangan ZIS. KUA diharapkan tidak hanya menjadi pusat pengumpulan, edukasi, dan literasi zakat, tetapi juga berperan aktif dalam pendayagunaan serta pentasyarufan kepada masyarakat yang membutuhkan.
BSI KC Purwokerto: Brand Manager BSI KC Purwokerto, Bapak Abraham Yusuf, menyatakan kesiapan BSI dalam mendukung penuh berbagai program dan kegiatan dari Kemenag serta BAZNAS.
BPJS Ketenagakerjaan Purwokerto: Kepala Kantor BPJS TK Purwokerto, Cinka Meitafani, memaparkan pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi seluruh tenaga kerja selain ASN. BAZNAS turut dibukakan kuota pembayaran kepesertaan BPJS TK bagi 1.000 marbot dan 1.000 guru TPQ.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Banyumas, Ibnu Asadduddin, dalam pengarahannya menegaskan pentingnya komitmen dan keseriusan bersama dalam menyukseskan program ini. Beliau menyampaikan bahwa teknis pembentukan UPZ KUA akan dibahas lebih detail, termasuk penerbitan surat edaran kepada Camat, Kades, dan Lurah guna memastikan transparansi serta menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari. Edukasi kepada masyarakat juga akan diperkuat, salah satunya melalui pemasangan banner stand di KUA untuk menegaskan tata kelola dan peruntukan dana ZIS BAZNAS secara jelas.
Melalui pembentukan UPZ KUA se-Kabupaten Banyumas ini, diharapkan tata kelola zakat di tingkat kecamatan dapat berjalan lebih efektif, akuntabel, serta memberikan dampak dan manfaat yang lebih luas bagi kemaslahatan umat.
