Bulan Aji Jadi Pilihan, 12 Pasang Pengantin Terjadwal Menikah di Cilongok
Oleh HUMAS
Cilongok — Kantor Urusan Agama (KUA) Cilongok mencatat momen istimewa di bulan Dzulhijjah atau yang akrab disebut masyarakat sebagai bulan Aji. KUA Cilongok terjadwal sebanyak 12 permohonan nikah, menjadikannya sebagai salah satu hari dengan jumlah pelayanan tertinggi menjelang datangnya bulan Asyura. Jumat (12/06)
Antusiasme masyarakat untuk melangsungkan pernikahan di bulan Aji bukan tanpa alasan. Secara turun-temurun, terdapat kepercayaan bahwa menikah di bulan Dzulhijjah membawa keberkahan, ketentraman rumah tangga, serta awal kehidupan baru yang penuh kebaikan. Bulan yang juga identik dengan ibadah haji ini diyakini sebagai waktu yang mulia, sehingga banyak pasangan memilihnya sebagai momentum sakral untuk memulai bahtera rumah tangga.
Kepala KUA Cilongok, M. Nur Abidin, menunjukkan dedikasi tinggi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Sejak pukul 06.00 WIB, beliau telah hadir langsung untuk melayani dan menghadiri prosesi akad nikah di berbagai lokasi. Dengan penuh tanggung jawab dan komitmen, setiap prosesi dilaksanakan secara khidmat dan sesuai dengan ketentuan syariat serta peraturan yang berlaku.
“Pelayanan ini adalah amanah. Kami berupaya memberikan yang terbaik, terlebih di momen istimewa seperti bulan Aji ini,” ungkap beliau di sela-sela kegiatan.
Dengan tingginya jumlah pasangan yang melangsungkan akad nikah hari ini, KUA Cilongok kembali menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam pelayanan keagamaan, sekaligus menjadi bagian penting dalam mengawali kisah suci pernikahan masyarakat.
Momentum ini tidak hanya menjadi bukti meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pencatatan nikah secara resmi, tetapi juga mencerminkan kuatnya nilai budaya dan spiritual yang hidup di tengah masyarakat. Semoga setiap pasangan yang memulai langkahnya di bulan penuh keberkahan ini senantiasa diberikan kebahagiaan, keberkahan, dan keteguhan dalam membina rumah tangga hingga akhir hayat.
